KEPYAPENKAB.GO.ID , Aitiri – Kodam XVII/Cenderawasih melalui wilayah Kodim 1709/Yawa dan Korem 172/PWY resmi memulai pembangunan Jembatan Garuda di Kampung Aitiri melalui kegiatan ground breaking sebagai tanda dimulainya pekerjaan pembangunan infrastruktur tersebut.
Dalam laporan panitia, pembangunan jembatan ini merupakan salah satu wujud nyata kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam mendukung efektivitas konektivitas wilayah. Kehadiran jembatan ini diharapkan mampu memperlancar mobilisasi warga, memudahkan akses anak-anak menuju sekolah, serta membantu seluruh lapisan masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Jembatan yang akan dibangun tersebut menjadi sasaran fisik yang dirancang sebagai solusi efektif untuk mengatasi hambatan transportasi sekaligus mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah Kodim 1709/Yawa. Selain itu, keberadaan jembatan ini juga diharapkan dapat membuka akses ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat sekitar.
Panitia menyampaikan bahwa pembangunan ini merupakan bentuk sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang tepat sasaran, cepat, dan memberikan manfaat langsung bagi warga.
“Oleh karena itu, kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung serta menjaga pembangunan ini agar dapat berjalan dengan aman, lancar, dan sesuai target yang telah ditentukan,” ujar panitia.
Sementara itu, Bupati Kepulauan Yapen, Benyamin Arisoy, SE., M.Si, yang diwakili oleh Plh Sekretaris Daerah, Oktovianus Ayorbaba, SE., S.Sos., M.Si, menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Kodim 1709/Yawa beserta jajaran TNI AD atas komitmen nyata dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di daerah melalui program operasi Satgas Jembatan TNI.
Menurutnya, pembangunan Jembatan Garuda merupakan bagian dari upaya strategis untuk meningkatkan konektivitas wilayah, membuka keterisolasian daerah, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendukung akses terhadap berbagai layanan publik.
“Kehadiran jembatan ini akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas di bidang ekonomi, sosial, pendidikan, maupun layanan pemerintahan,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur bukan sekadar membangun fisik semata, melainkan juga membangun harapan, membuka peluang, serta menghadirkan pemerataan pembangunan hingga ke kampung-kampung.
Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat dinilai menjadi modal penting dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan berkeadilan.

Pemerintah daerah berharap pelaksanaan pembangunan jembatan beton ini dapat berjalan dengan baik, selesai tepat waktu, serta memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan. Masyarakat, khususnya warga Kampung Aitiri, juga diajak untuk memberikan dukungan serta menjaga keamanan dan kelancaran selama proses pembangunan berlangsung.
Dengan dimulainya pembangunan Jembatan Garuda ini, diharapkan akses transportasi masyarakat semakin baik dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan warga di wilayah Aitiri dan sekitarnya.







