sbobet onlineslot gacor
Pastikan Makanan Tetap Aman, Wabup Yapen Tinjau Dapur MBG Kota Serui - KEPULAUAN YAPEN

Pastikan Makanan Tetap Aman, Wabup Yapen Tinjau Dapur MBG Kota Serui

Komitmen pemerintah daerah memperkuat pendidikan dan menyiapkan SDM unggul bagi masa depan Kepulauan Yapen

KEPYAPENKAB. GO.ID, Serui – Wakil Bupati Kepulauan Yapen Roi Palunga meninjau langsung lima Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur penyedia Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berada di Kota Serui, Rabu (5/8/2026).

Peninjauan dilakukan untuk memastikan seluruh proses pengolahan makanan memenuhi standar kebersihan, keamanan pangan, dan kualitas gizi sebelum didistribusikan kepada para siswa.

Didampingi personel Kodim 1709/Yawa, Roi meninjau setiap tahapan penyediaan makanan, mulai dari pemeriksaan bahan baku, proses memasak, pengemasan, hingga kesiapan distribusi ke sekolah-sekolah penerima manfaat Program MBG.

Menurut Roi, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen tidak ingin mengambil risiko terhadap kualitas makanan yang dikonsumsi para siswa. Karena itu, pengawasan terhadap dapur penyedia makanan bergizi menjadi bagian penting untuk memastikan program nasional tersebut berjalan sesuai standar.

Pagi ini kami dari Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen turun langsung mengecek lima dapur yang ada di dalam Kota Serui. Kami berharap seluruh proses penyediaan makanan berjalan dengan baik sehingga anak-anak menerima makanan yang aman dan berkualitas,” kata Roi.

Ia mengingatkan seluruh kepala dapur agar memeriksa setiap bahan makanan sebelum diolah. Selain kualitas bahan baku, proses pengemasan juga harus menjadi perhatian agar makanan tetap dalam kondisi baik hingga diterima para siswa.

“Jangan ada bahan makanan yang tidak diperiksa dengan baik kemudian langsung dipacking. Makanan diharapkan masih hangat ketika dikemas sehingga tidak cepat basi,” ujarnya.

Roi menjelaskan, makanan umumnya mulai didistribusikan pada pukul 08.00 hingga 10.00 WIT, sedangkan para siswa mengonsumsinya sekitar pukul 11.30 hingga 12.00 WIT. Rentang waktu tersebut harus diantisipasi dengan menjaga suhu makanan, kualitas kemasan, dan ketepatan distribusi sehingga makanan tetap layak konsumsi saat diterima siswa.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen akan terus melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap seluruh dapur MBG guna menjamin keamanan pangan serta mendukung keberhasilan program peningkatan gizi bagi peserta didik.

Langkah pengawasan tersebut juga dilakukan sebagai bentuk kewaspadaan menyusul adanya dugaan kasus keracunan makanan yang menimpa sejumlah siswa penerima Program Makan Bergizi Gratis di Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura. Peristiwa itu menjadi perhatian berbagai pemerintah daerah di Papua untuk memperkuat pengawasan terhadap pengolahan, pengemasan, dan distribusi makanan, sembari menunggu hasil investigasi resmi dari instansi yang berwenang.