KEPYAPENKAB. GO. ID, Serui – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kepulauan Yapen meninjau lokasi rencana pembangunan pemakaman Muslim di Kampung Kandowarira, Senin (14/9/2026). Peninjauan ini dilakukan untuk melihat kondisi lokasi sekaligus membahas kebutuhan fasilitas dan infrastruktur pendukung.
Wakil Bupati Kepulauan Yapen Roi Palunga hadir bersama Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Jumirto Dwi Bongga beserta kepala bidang dan staf. Turut hadir Kepala Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Yohanes Y. Matajane bersama jajaran, pengurus MUI Kabupaten Kepulauan Yapen, Kepala Kampung Kandowarira Norma Wayoi, serta sejumlah masyarakat.

Dalam pertemuan di lokasi, pemerintah daerah bersama pengurus MUI membahas kondisi kawasan yang telah disiapkan untuk rencana pemakaman, termasuk kebutuhan penataan dan akses menuju lokasi.
Wakil Bupati Roi Palunga mengapresiasi langkah pengurus MUI yang telah bergerak cepat menyediakan lokasi untuk rencana pemakaman tersebut.
“Ini sebenarnya menjadi tanggung jawab pemerintah. Namun, kami menyampaikan terima kasih kepada pengurus MUI yang sudah mengambil langkah cepat dengan menyediakan lokasi ini. Tinggal pemerintah daerah melihat apa yang menjadi kebutuhan dan bagaimana kita bisa menindaklanjutinya,” ujar Roi.
Menurutnya, pemerintah daerah perlu melihat langsung kondisi lapangan sehingga dukungan yang diberikan dapat disesuaikan dengan kebutuhan.
“Sebagai pemerintah kita tidak mungkin hanya berdiam diri. Kita harus turun langsung melihat kondisi dan kebutuhan di lapangan. Kalau memang ada yang perlu kita bantu, terutama yang sifatnya mendesak, tentu kita akan melihat dan mengupayakannya,” katanya.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas PUPRPKP Kepulauan Yapen Jumirto Dwi Bongga mengatakan, dari sisi teknis pemerintah daerah akan melihat kebutuhan infrastruktur penunjang di sekitar lokasi.
Beberapa hal yang menjadi perhatian meliputi kondisi akses menuju kawasan pemakaman, termasuk kebutuhan pelebaran jalan dan penerangan jalan. Infrastruktur tersebut diperlukan untuk mendukung kemudahan akses masyarakat sekaligus keamanan dan kenyamanan kawasan.

Jumirto bersama jajaran PUPRPKP kemudian melihat langsung kondisi jalan dan area yang direncanakan sebagai lokasi pemakaman untuk memperoleh gambaran kebutuhan penataan di lapangan.
Hasil peninjauan tersebut selanjutnya akan menjadi bahan pembahasan pemerintah daerah bersama pihak terkait dalam menentukan kebutuhan serta bentuk dukungan yang dapat diberikan sesuai kondisi dan kewenangan pemerintah daerah.







