Ampimoi – Di puskesmas Mumbeai, Bupati Tonny Tesar, S.Sos menghadiri dan membuka secara resmi pengobatan masalDalam rangka memperingati hari dokter nasional ke 72 yang diselenggarakan oleh Ikatan alumni Fakultas kedokteran Universitas Cenderawasih pada hari Senin 10/10/2022.

Ketua Panitia Kegiatan dr Yustitia Wihiyawari kepada media menjelaskan bahwa sebagai pelayan kesehatan paramedis termasuk dokter diberi embanan khusus yang mulia untuk menyelamatkan manusia. Tugas mulia ini menjadi motivasi bagi para dokter untuk melakukan berbagai kegiatan di bidang kesehatan termasuk penyuluhan kesehatan, pengobatan massal dengan motto lebih baik mencegah daripada mengobati.

Hal ini sejalan dengan motto ikatan alumni fakultas kedokteran universitas cendrawasih yaitu satukan barisan bulatkan tekad menuju Indonesia sehat dan Papua. Di kampung randawaya dilakukan juga sejumlah sosialisasi kesehatan dan kegiatan deteksi dini terhadap penyakit yang ada dimasyarakat. Untuk diketahui bersama bahwa jumlah lulusan dokter dari fakultas kedokteran universitas cendrawasih yang bertugas di Kabupaten Kepulauan Yapen dan kabupaten waropen berjumlah 24 Orang dokter yang terdiri dari 1 dokter spesialis anak, dokter umum yang bertugas di RSUD Serui sebanyak 7 Orang, dokter umum yang bertugas dibeberapa PKM sebanyak 10 Orang dokter, serta 6 Orang dokter yang sedang menjalani pendidikan spesialis.

Masyarakat di kampung randawaya yang hadir juga mengikuti penyuluhan infeksi cacing, perilaku hidup bersih dan sehat, penyuluhan tentang IMS serta pemeriksaan kesehatan dan pengobatan massal. Hal ini mendapat apresiasi dari Bupati Kepulauan Yapen yang membuka secara resmi kegiatan tersebut di puskesmas mumbiai kampung randawaya.

Bupati Tonny Tesar menyambut baik tak mengucapkan terima kasih kepada alumni fakultas kedokteran uncen dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di distrik telukkan Bimoli bupati juga mengajak masyarakat di wilayah distrik telukkan bimoli agar berpartisipasi dan mensukseskan kegiatan tersebut karena bermanfaat untuk mengedukasi dan meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat akan pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat sehingga tidak mudah terserang oleh berbagai jenis penyakit salah satunya yaitu infeksi cacing yang dialami oleh sebagian besar anak-anak di Teluk antimoi berdasarkan data yang diperoleh.

Sementara itu melalui kegiatan ini juga, TP PKK Kabupaten Kepulauan Yapen juga menyerahkan bantuan ke 2 Sekolah di Ampimoi berupa pakaian seragam sekolah bagi kelas 1 dan kelas 2 di mana pakaian tersebut diproduksi dan dijahit secara langsung oleh ibu-ibu TP PKK. Hal ini disampaikan langsung oleh ketua TP PKK Kabupaten Kepulauan Yapen Ny. dr Suheny Sahid. Menanggapi hal ini Bupati Kepulauan Yapen juga berterima kasih kepada TP PKK dan meminta agar para kepala kampung di kawasan Teluk antimoi dapat memberikan perhatian bagi TP PKK yang ada di distrik maupun di kampung kampung.

Hal serupa juga dilakukan oleh komunitas mari berbagi yang turut mengambil bagian memberikan paket tas kepada murid-murid di kampung randawaya.