sbobet onlineslot gacor
Bupati Benyamin Arisoy Tegaskan Stop Manipulasi Dana Kampung, Pembinaan Administrasi Jadi Langkah Perkuat Tata Kelola Pemerintahan - KEPULAUAN YAPEN

Bupati Benyamin Arisoy Tegaskan Stop Manipulasi Dana Kampung, Pembinaan Administrasi Jadi Langkah Perkuat Tata Kelola Pemerintahan

KEPYAPENKAB.GO.ID , Serui – Bupati Kepulauan Yapen, Benyamin Arisoy, SE., M.Si., secara resmi membuka kegiatan Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Administrasi Pemerintahan Kampung yang berlangsung di Gedung Silas Papare, Serui, Kamis (30/7/2026). Kegiatan ini diikuti oleh para kepala distrik, kepala kampung, serta perangkat kampung sebagai upaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Dalam arahannya sebelum membuka kegiatan, Bupati Benyamin Arisoy menegaskan pentingnya sinergi seluruh unsur pemerintahan, mulai dari pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kepala distrik, hingga kepala kampung, dalam membangun pemerintahan yang bersih dan bertanggung jawab.

Bupati secara tegas meminta agar seluruh praktik penyimpangan yang selama ini terjadi segera dihentikan, termasuk kebiasaan meminjam uang dengan alasan akan dibayarkan melalui pemotongan dana kampung.

Saya minta hentikan semua praktik manipulasi. Jangan lagi ada pinjam uang dengan dasar nanti dipotong dari dana kampung. Hentikan praktik seperti itu,” tegas Bupati.

Menurutnya, kegiatan pembinaan seperti ini memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan kapasitas aparatur kampung, khususnya dalam pengelolaan administrasi pemerintahan. Ia menekankan bahwa tertib administrasi akan menghasilkan tata kelola pemerintahan yang baik sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Bupati juga mengingatkan para kepala kampung agar menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik. Apabila terdapat aparatur pemerintah maupun tenaga pendidik yang tidak menjalankan tugas di wilayahnya, ia meminta agar segera dilaporkan kepada instansi terkait untuk dievaluasi.

Kalau ada kepala kampung yang tidak menjalankan tugas, lalu siapa yang akan mengurus pemerintahan? Begitu juga jika ada kepala sekolah atau guru yang tidak berada di tempat tugasnya, laporkan supaya dievaluasi. Bila perlu diberikan sanksi agar menjadi pembelajaran bagi yang lain,” ujarnya.

Ia berharap melalui pembinaan penyelenggaraan administrasi pemerintahan kampung ini, seluruh aparatur dapat memahami tugas pokok dan fungsinya sehingga mampu melaksanakan pekerjaan sesuai aturan yang berlaku.

Kerjakan semua sesuai ketentuan. Tinggalkan cara-cara yang tidak benar karena hanya akan menyulitkan pekerjaan kita sendiri,” katanya.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa administrasi yang baik merupakan fondasi utama dalam mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas. Oleh karena itu, ia meminta kepala distrik dan kepala kampung untuk aktif melakukan pengawasan serta monitoring terhadap penyelenggaraan pemerintahan di wilayah masing-masing.

Selain itu, penyusunan Surat Pertanggungjawaban (SPJ) juga menjadi perhatian serius. Bupati mengingatkan agar seluruh laporan keuangan dibuat secara benar dan tidak bersifat fiktif.

Perhatikan SPJ dengan baik, jangan membuat laporan fiktif. Hal-hal seperti inilah yang membuat pelayanan pemerintahan menjadi tidak baik. Ini bukan hanya tugas Bupati, tetapi tugas kita bersama, mulai dari aparat kampung hingga pemerintah daerah,” pungkasnya.

Melalui kegiatan pembinaan dan pengawasan ini, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen berharap penyelenggaraan administrasi pemerintahan kampung semakin tertib, transparan, dan akuntabel sehingga mampu mendukung pembangunan kampung serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.