Reporter : Andrew Woria

Serui – Ikatan Kerukunan Panjawi di Kabupaten Kepulauan Yapen, menggelar Kegiatan Vaksinasi Masal pada hari Selasa, 31/08/2021.

Ketua harian Panjawi, Marji dalam kesempatan ini mengatakan bahwa pihaknya bersyukur karena dapat menggelar kegiatan vaksinasi. Hal ini merupakan rangkaian kegiatan Hari Lahirnya Panjawi ke 38, yang dimulai dari rangkaian pemberian tali asih kepada keluarga pendiri Panjawi. Pelaksanaan pemberian tali asi juga kepada tim relawan Panjawi dalam kegiatan sosial, warga masyarakat Panjawi yang berdampak covid-19 di tahun 2021. Acara dilanjutkan dengan syukuran dan doa. Pelaksanaan ke 3 adalah vaksinasi yang berlangsung pada hari, 31/08/2021.

Kegiatan ini diikuti oleh 210 peserta sehingga dibagi dalam 4 Sesi.  Sementara itu, Bupati Kepulauan Yapen Tonny Tesar, S.Sos dalam sambutannya mengatakan bahwa harus diyakini bahwa situasi dan kondisi pandemi Covid-19 di Papua masih saja merebah oleh karena itu pemerintah dengan berupaya selalu melaksanakan kegiatan vaksinasi bagian salah satu cara untuk menghadapi pandemi virus, dan hari ini Panjawi dapat melaksanakan kegiatan vaksinasi masal. Hal ini mendapat apresiasi dari pemerintah daerah kepada Panjawi. Ditambahkan nya bahwa Kabupaten kepulauan Yapen ditargetkan vaksin hampir 60 Ribu Orang dari 120 Ribu orang, hingga kini baru terealisasi mencapai 14 Ribu. Sementara Untuk mendapatkan kelompok imun diperlukan 50 persen angka target yang diberikan, hal ini pun menyebabkan pencapaian tersebut menjadi lama yang juga disebabkan oleh pandangan masyarakat tentang vaksinasi. Dalam kesempatan itu dirinya juga membantah isu yang beredar tersebut. Ia mengajak semua masyarakat untuk mencerna dengan baik setiap informasi tentang vaksin. Bupati Tonny pun mengingat kan warga panjawi  agar walau sudah divaksin, tetap harus mentaati protokol kesehatan.

“Vaksin ini aman untuk usia 12 tahun sampai usia lansia, sudah di uji klinis kan sepanjang tidak ada gejala hipertensi, gula yang melebihi batas normal, itu aman”. Ujarnya

Bupati Tonny Tesar menjelaskan bahwa Angka kasus positif kita dalam 2 bulan terakhir cukup tinggi, tetapi hingga hari ini kasus kita sedang isolasi dirumah hanya 10 orang, sementara isolasi di RSUD hanya 3 orang. Hal ini adalah kerja keras paramedis serta dukungan dari masyarakat di kabupaten Kepulauan Yapen. Dirinya pun berterimakasih kepada seluruh masyarakat termasuk warga panjawi. Hal ini juga menyebabkan Yapen berada dalam level kuning, dengan berakhirnya PPKM dari level 3 ke Level 2, sehingga aktivitas Sekolah, Ibadah, dapat berjalan dengan Protokol Kesehatan yang baik ujarnya

Foto dan Video : ( Andrew & Robby Mesak )