sbobet onlineslot gacor
Pemkab Yapen Targetkan Peta Jalan Kependudukan Rampung 2027 - KEPULAUAN YAPEN

Pemkab Yapen Targetkan Peta Jalan Kependudukan Rampung 2027

Pemkab Kepulauan Yapen menargetkan penyelesaian Peta Jalan Pembangunan Kependudukan pada 2027 serta merencanakan pembentukan sekolah kependudukan di tingkat SMP dan SMA.

KEPYAPENKAB. GO. ID, Serui – Wakil Bupati Kepulauan Yapen, Roi Palunga, menerima pertemuan bersama perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga / Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Papua, Selasa (27/10/2026). Pertemuan tersebut membahas Program Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) sebagai langkah strategis dalam mempersiapkan kualitas generasi Papua di masa depan.

Dalam pertemuan tersebut, Wakil Bupati Roi Palunga menyampaikan dukungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen terhadap pelaksanaan program PJPK. Menurutnya, program ini penting karena berkaitan langsung dengan masa depan generasi Papua sehingga membutuhkan perhatian dan intervensi pemerintah.

“PJPK ini adalah program yang luar biasa. Tentunya pemerintah daerah akan memberikan respons karena ini berhubungan dengan generasi Papua ke depan. Kalau kita tidak melakukan intervensi, saya kira generasi kita akan hancur. Kita membutuhkan program pemerintah yang menyentuh langsung masyarakat,” ujar Roi Palunga.

Ia menegaskan, program pembangunan kependudukan perlu diarahkan agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam mempersiapkan generasi yang berkualitas dan mampu menghadapi tantangan pembangunan di masa mendatang.

Sementara itu, Drs. Djonny Suwuh selaku Koordinator PJPK menjelaskan bahwa Peta Jalan Pembangunan Kependudukan merupakan gambaran menyeluruh yang melibatkan berbagai instansi pemerintah. Melalui penyusunan peta jalan tersebut, setiap instansi diharapkan dapat menyusun laporan dan mengukur capaian program sesuai dengan bidang tugas masing-masing.

Menurutnya, keterlibatan lintas instansi menjadi bagian penting untuk memastikan pembangunan kependudukan berjalan secara terarah, terukur, dan terintegrasi.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Kabupaten Kepulauan Yapen, Rosita Mambay, mengatakan bahwa sejumlah langkah persiapan telah dilakukan oleh dinas teknis. Pemerintah daerah menargetkan penyusunan PJPK dapat segera diselesaikan pada tahun 2027.

Selain penyusunan peta jalan, pihaknya juga merencanakan pembentukan sekolah kependudukan di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA). Program tersebut akan disosialisasikan sebagai upaya meningkatkan pemahaman generasi muda mengenai isu kependudukan.

“Dinas teknis saat ini juga sudah bergerak. Tahun 2027 ditargetkan PJPK segera diselesaikan. Untuk pembentukan sekolah kependudukan akan dibentuk di SMP dan SMA, serta akan dilakukan sosialisasi,” jelas Rosita.

Melalui penyusunan PJPK dan rencana pembentukan sekolah kependudukan, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen diharapkan dapat memperkuat koordinasi antarinstansi dalam merencanakan pembangunan kependudukan, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dan generasi muda terhadap pentingnya kualitas sumber daya manusia bagi masa depan daerah.