sbobet onlineslot gacor
Pemkab Yapen dan Bank Indonesia Petakan Produk Unggulan untuk Dorong Ekonomi UMKM - KEPULAUAN YAPEN

Pemkab Yapen dan Bank Indonesia Petakan Produk Unggulan untuk Dorong Ekonomi UMKM

FGD bersama Bank Indonesia Perwakilan Papua menjadi langkah awal memetakan potensi produk unggulan daerah untuk memperkuat UMKM dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kepulauan Yapen.

KEPYAPENKAB. GO. ID, Serui – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen bersama Bank Indonesia Perwakilan Papua terus mendorong pengembangan produk unggulan daerah guna memperkuat perekonomian masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Konfirmasi dan Penggalian Pengalaman Komunitas Produk dan Jenis Usaha (KJP) Unggulan Kabupaten Kepulauan Yapen yang dilaksanakan secara daring.

Kegiatan ini melibatkan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen, tim peneliti Bank Indonesia Perwakilan Papua, perwakilan perbankan, serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), di antaranya Dinas Perikanan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Kepulauan Yapen, Oktovianus Ayorbaba, SE, S.Sos, M.Si, dalam pernyataan penutup (closing statement) mewakili pemerintah daerah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bank Indonesia serta seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam FGD tersebut.

Menurutnya, kegiatan ini menjadi bagian penting dalam melengkapi data penelitian yang dapat digunakan sebagai dasar penyusunan strategi pengembangan ekonomi daerah, khususnya melalui penguatan UMKM dan pemanfaatan potensi produk unggulan yang dimiliki Kabupaten Kepulauan Yapen.

Ia menegaskan, potensi produk unggulan daerah perlu mendapat perhatian bersama agar dapat dikembangkan secara berkelanjutan dan memberikan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat.

“Kita semua harus sepakat bahwa ini bukan komoditas biasa. Ke depan, potensi yang ada harus dapat dikembangkan dengan baik sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memberdayakan para pelaku UMKM di seluruh Kabupaten Kepulauan Yapen, bahkan Tanah Papua pada umumnya,” ujarnya.

Oktovianus juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, pihak perbankan, akademisi, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendorong pengembangan produk unggulan daerah.

Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi faktor penting agar hasil penelitian dan rumusan yang dihasilkan dalam diskusi tidak berhenti pada tataran perencanaan, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui langkah-langkah nyata.

Ia berharap, hasil FGD tersebut dapat menjadi landasan bagi penyusunan program pengembangan produk unggulan yang lebih terarah, sekaligus membuka peluang bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan kapasitas usaha dan memperluas pasar.

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen menyambut baik pelaksanaan FGD ini dan berharap kegiatan tersebut menjadi awal yang baik dalam memperkuat pengembangan produk unggulan daerah.

Melalui kerja sama yang berkelanjutan antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, perbankan, dan pemangku kepentingan lainnya, potensi ekonomi lokal diharapkan dapat dikelola secara optimal sehingga memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Kepulauan Yapen.