KEPYAPENKAB.GO.ID, Serui – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen menerima audiensi Pengurus Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kabupaten Kepulauan Yapen bersama para pelatih dan atlet di ruang kerja Wakil Bupati Kepulauan Yapen, Roi Palunga, Rabu (22/7/2026).
Pertemuan tersebut menjadi ajang penyampaian laporan hasil keikutsertaan kontingen PASI Kepulauan Yapen pada Kejuaraan Daerah (Kejurda) Atletik Piala Gubernur Papua 2026 yang berlangsung di Kota Jayapura pada 18–20 Juni 2026.
Dalam kejuaraan itu, kontingen Kepulauan Yapen berhasil menempati peringkat keempat dengan raihan 11 medali, terdiri dari 4 medali emas, 3 medali perak, dan 4 medali perunggu. Capaian tersebut dinilai membanggakan mengingat PASI Yapen baru kembali aktif setelah vakum selama sekitar 12 tahun.

Wakil Bupati Kepulauan Yapen Roi Palunga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus, pelatih, dan atlet atas prestasi yang berhasil diraih.
“Hari ini PASI Kabupaten Kepulauan Yapen datang menyampaikan hasil keikutsertaan mereka pada Kejurda Atletik tingkat Provinsi Papua. Kami bersyukur, setelah kurang lebih 12 tahun vakum, mereka mampu bangkit dan langsung menempatkan Kabupaten Kepulauan Yapen pada peringkat keempat di tingkat Provinsi Papua,” ujar Roi Palunga.
Menurutnya, pencapaian tersebut menjadi awal yang baik bagi kebangkitan olahraga atletik di Kepulauan Yapen. Pemerintah daerah, kata dia, akan memberikan perhatian lebih agar pembinaan atlet dapat berjalan secara berkelanjutan.
“Kami berharap ke depan prestasi ini terus meningkat. Pemerintah daerah akan memberikan perhatian lebih baik lagi agar atlet-atlet kita dapat mempertahankan bahkan meningkatkan prestasi yang telah diraih,” katanya.
Selain memberikan motivasi, Wabup Roi juga mengingatkan para atlet untuk menjaga disiplin dan menjauhi perilaku yang dapat merusak masa depan.

Ia mengimbau para atlet menjaga pergaulan, menghindari minuman keras, narkoba, serta berbagai perilaku berisiko, termasuk yang berkaitan dengan penyebaran HIV/AIDS yang masih menjadi tantangan di Kabupaten Kepulauan Yapen.
“Prestasi harus dibarengi dengan karakter yang baik. Jaga diri, jaga pergaulan, sehingga apa yang sudah diraih hari ini dapat menjadi langkah menuju prestasi yang lebih tinggi,” ujarnya.
Sementara itu, Pelatih PASI Kepulauan Yapen, Agustinus Dimara, mengatakan seluruh atlet yang diturunkan pada Kejurda merupakan atlet-atlet baru hasil pembinaan setelah organisasi kembali aktif.
“Setelah vakum selama 12 tahun, kami tampil dengan semangat baru. Dengan berbagai keterbatasan yang ada, atlet-atlet muda ini mampu memberikan hasil terbaik bagi Kabupaten Kepulauan Yapen,” katanya.
Agustinus menjelaskan keberhasilan meraih posisi empat besar menjadi modal penting menghadapi agenda pembinaan berikutnya, terutama Kejurda tahun depan yang akan menjadi ajang seleksi menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.

Ia juga mengungkapkan tiga atlet Yapen mulai mendapat perhatian tim pemantau Provinsi Papua dan berpeluang mengikuti pemusatan latihan sebagai bagian dari persiapan PON.
“Tiga atlet kami dipantau untuk mengikuti pemusatan latihan. Mereka berasal dari nomor lempar lembing, lompat jauh, dan sprint. Ini menjadi motivasi besar bagi atlet-atlet kami untuk terus berkembang,” ujarnya.
Untuk memperkuat tim, PASI Kepulauan Yapen juga akan menggelar seleksi atlet dari berbagai sekolah di daerah guna menjaring bibit-bibit baru yang akan mengisi nomor-nomor pertandingan yang masih belum memiliki atlet.
Agustinus berharap dukungan pemerintah daerah terus diberikan agar pembinaan atlet dapat dilakukan secara berkesinambungan.
“Kami berharap pemerintah daerah terus mendukung program pembinaan yang kami susun. Persiapan menuju Kejurda tahun depan sangat penting karena menjadi bagian dari proses seleksi menuju PON 2028,” katanya.
Pada Kejurda Atletik Piala Gubernur Papua 2026, sejumlah atlet Kepulauan Yapen tampil menonjol. Irianto Umbora meraih medali emas nomor lari 200 meter dan medali perak nomor lari 100 meter. Brain Arompawi mempersembahkan dua medali emas dari nomor lempar lembing dan lompat jauh, sedangkan Aldo Puari menyumbangkan dua medali perak dari nomor lari 100 meter dan 200 meter.

Adapun tim pelatih PASI Kepulauan Yapen terdiri dari Sokrates Altektik (sprint 100–200 meter), Venska Wapai (pelatih putra-putri), Erna Aninam (lari 400 meter), Santri Maay (lari cepat), Gerald Patai (lari jarak menengah dan jauh), Herman Manufandu (lompat jauh putra-putri), Amos Arampayai (lempar lembing putra-putri), dan Merri Muabuay (tolak peluru). Dukungan para pelatih tersebut menjadi bagian penting dalam kebangkitan atletik Kepulauan Yapen setelah lebih dari satu dekade tidak aktif.







