KEPYAPENKAB.GO.ID,Serui – Bupati Kepulauan Yapen Benyamin Arisoy membuka secara resmi Musyawarah Daerah (Musda) VI Badan Pengurus Daerah Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPD KKSS) Kabupaten Kepulauan Yapen di Auditorium LPP RRI Serui, Sabtu (25/7/2026).
Pembukaan Musda ditandai dengan penabuhan tifa oleh Bupati Benyamin Arisoy didampingi Wakil Bupati Kepulauan Yapen Roi Palunga, Ketua BPW KKSS Provinsi Papua Dr. H. Mansur, unsur Forkopimda, serta jajaran pengurus KKSS sebagai simbol dimulainya forum permusyawaratan tertinggi organisasi tersebut.

Turut hadir anggota DPRK Kepulauan Yapen, pimpinan OPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, para ketua pilar KKSS, organisasi paguyuban, serta tamu undangan.
Ketua Panitia Musda VI KKSS Kabupaten Kepulauan Yapen, Andi Irwan Rahman, mengatakan Musda menjadi momentum penting untuk mengevaluasi program kerja organisasi, menyusun arah kebijakan lima tahun ke depan, sekaligus memilih kepengurusan baru secara demokratis.
Mengusung tema “Membangun KKSS yang Kolaboratif, Solid dan Mandiri,” ia mengajak seluruh peserta mengedepankan semangat kekeluargaan, musyawarah, dan persatuan selama seluruh rangkaian persidangan berlangsung.
“Perbedaan pandangan harus menjadi kekuatan untuk menghasilkan keputusan terbaik bagi organisasi. Siapa pun yang nantinya dipercaya memimpin merupakan pilihan bersama yang perlu didukung demi kemajuan KKSS di Kabupaten Kepulauan Yapen,” ujarnya.

Ketua BPW KKSS Provinsi Papua, Dr. H. Mansur, menyampaikan bahwa Musda merupakan forum organisasi untuk melakukan konsolidasi program kerja sekaligus memilih kepengurusan baru sesuai mekanisme Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) KKSS.
Ia menegaskan KKSS harus terus menjadi organisasi yang memperkuat persaudaraan, menjaga kebersamaan, serta menjadi mitra pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah.
Sementara itu, Bupati Kepulauan Yapen Benyamin Arisoy menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar KKSS yang selama ini telah berkontribusi dalam menjaga kerukunan, mempererat persaudaraan, dan mendukung pembangunan di Kabupaten Kepulauan Yapen.

Menurutnya, warga KKSS telah memberikan kontribusi nyata terhadap aktivitas perekonomian daerah dan menjadi bagian penting dalam kehidupan sosial masyarakat.
Bupati juga mengungkapkan bahwa pemerintah daerah masih menghadapi tantangan akibat kebijakan efisiensi anggaran yang berdampak pada kapasitas fiskal daerah. Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen tetap berkomitmen menjaga pelayanan kepada masyarakat dan membuka ruang kolaborasi dengan seluruh organisasi kemasyarakatan.
Ia berharap Musda VI KKSS menghasilkan keputusan terbaik, kepengurusan yang amanah, serta program kerja yang mampu menjawab tantangan organisasi ke depan.
“Pemerintah daerah membuka ruang seluas-luasnya untuk terus bersinergi dengan KKSS dalam mendukung pembangunan, pemberdayaan masyarakat, pelestarian budaya, penguatan ekonomi, serta menjaga persatuan dalam keberagaman. Nilai Sipakatau, Sipakainge, dan Sipakalebbi hendaknya terus menjadi pedoman dalam membangun hubungan yang harmonis di tengah masyarakat,” kata Benyamin.
Usai pembukaan, Musda VI KKSS Kabupaten Kepulauan Yapen dilanjutkan dengan agenda persidangan yang meliputi pembahasan tata tertib, laporan pertanggungjawaban pengurus, penyusunan program kerja organisasi, serta tahapan pemilihan Ketua BPD KKSS Kabupaten Kepulauan Yapen periode 2026–2031.







