KEPYAPENKAB. GO. ID, SERUI — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan anak-anak Kabupaten Kepulauan Yapen. Siswa Sekolah Kasih Bangsa berhasil meraih dua medali emas dalam kompetisi internasional yang berlangsung di Malaysia, sekaligus membawa nama Kabupaten Kepulauan Yapen ke panggung kompetisi pendidikan internasional.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian apel gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen. Momen itu menjadi kesempatan bagi pemerintah daerah untuk memberikan apresiasi secara langsung atas prestasi yang diraih para siswa dan dewan guru Sekolah Kasih Bangsa.

Kompetisi internasional tersebut diikuti 571 peserta dari 11 negara. Bagi Sekolah Kasih Bangsa, capaian ini bukan yang pertama. Tahun ini menjadi tahun ketiga secara berturut-turut sekolah tersebut berhasil membawa pulang medali emas dari kompetisi serupa.
Dua tim yang mewakili Sekolah Kasih Bangsa hadir dengan inovasi yang mengangkat potensi bahan pangan lokal.
Tim pertama melakukan penelitian mengenai pemanfaatan rumput laut merah yang dikombinasikan dengan yogurt, yang dikembangkan sebagai bagian dari penelitian terkait upaya pencegahan penyakit kardiovaskular.

Sementara itu, tim kedua mengembangkan teh herbal berbahan rumput laut dan lemon Cina yang diteliti untuk pemanfaatan dalam upaya pencegahan kanker usus.
Karya-karya tersebut menjadi gambaran bagaimana potensi sumber daya yang tersedia di daerah dapat dikembangkan melalui kreativitas, penelitian, eksperimen, dan pendampingan pendidikan.

Bupati Kepulauan Yapen Benyamin Arisoy menyampaikan apresiasi atas keberhasilan para siswa dan dewan guru yang telah membawa pulang dua medali emas serta penghargaan lainnya dari Malaysia.
Menurutnya, prestasi tersebut merupakan sesuatu yang membanggakan bagi pemerintah dan masyarakat Kabupaten Kepulauan Yapen.
“Ini adalah sebuah prestasi yang membanggakan kita sebagai warga masyarakat Kabupaten Kepulauan Yapen. Inilah bagaimana kerja keras yang dilakukan oleh para dewan guru Sekolah Kasih Bangsa,” ujar Bupati.
Benyamin menilai keberhasilan tersebut merupakan hasil dari proses panjang yang dilakukan secara konsisten melalui berbagai eksperimen dan inovasi.

Ia mengungkapkan, proses penelitian dan eksperimen yang dilakukan para siswa sebelumnya telah beberapa kali dipresentasikan kepada dirinya, baik di ruang Sekretaris Daerah maupun dalam berbagai kegiatan di lingkungan Sekolah Kasih Bangsa.
“Eksperimen-eksperimen yang dilakukan sudah beberapa kali. Anak-anak ini mempresentasikan kepada saya di ruang Sekda, tetapi juga ketika ada kegiatan di Sekolah Kasih Bangsa kami hadir dan menyaksikan itu,” katanya.
Bupati menegaskan, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen akan terus memberikan dukungan terhadap sekolah-sekolah yang mampu menciptakan prestasi dan inovasi.
Menurutnya, keberhasilan Sekolah Kasih Bangsa diharapkan tidak hanya menjadi kebanggaan bagi sekolah tersebut, tetapi juga menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain di Kabupaten Kepulauan Yapen.
“Pemerintah daerah memberi dukungan kepada sekolah-sekolah yang berprestasi. Karena itu, prestasi yang dicapai pada hari ini kami berharap dipertahankan dan terus ditingkatkan oleh Sekolah Kasih Bangsa dan menjadi motivasi bagi sekolah-sekolah lain yang ada di kabupaten ini untuk terus melakukan inovasi terhadap anak-anak kita,” tegasnya.
Benyamin juga meminta Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kepulauan Yapen untuk memberikan perhatian dan dukungan terhadap berbagai inovasi pendidikan yang dikembangkan oleh para siswa dan sekolah.

Ia berharap ekosistem pendidikan di Yapen terus mendorong anak-anak untuk berani melakukan penelitian, menciptakan inovasi, serta membawa potensi daerah ke tingkat yang lebih luas.
“Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga supaya memperhatikan dan mendukung hal-hal seperti ini terus, untuk lebih baik,” ujarnya.
Atas pencapaian tersebut, Bupati menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh dewan guru serta manajemen Sekolah Kasih Bangsa yang telah mendampingi para siswa hingga mampu berkompetisi di tingkat internasional.
“Semoga ini menjadi contoh bagi sekolah-sekolah yang lain,” katanya.
Dua medali emas dari Malaysia akhirnya bukan sekadar deretan penghargaan. Di balik capaian itu terdapat kerja keras siswa, ketekunan guru, proses eksperimen yang berulang, serta keberanian untuk mengembangkan potensi lokal menjadi sebuah inovasi. Bagi Kabupaten Kepulauan Yapen, prestasi tersebut menjadi bukti bahwa dari ruang-ruang sekolah di daerah, anak-anak Yapen juga mampu menghasilkan karya yang diperhitungkan di tingkat internasional.






