KEPYAPENKAB.GO.ID, Serui – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Papua resmi membuka kegiatan Ngobrol Keren tentang Keuangan (Nokenku) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen, Jumat (24/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan literasi dan inklusi keuangan sekaligus memperkuat perlindungan konsumen di sektor jasa keuangan.

Kegiatan tersebut dihadiri para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kepala bagian dan kepala bidang, serta bendahara pengeluaran. Dalam kesempatan itu, peserta memperoleh berbagai materi edukasi, di antaranya mengenai Satgas PASTI dan Indonesia Anti-Scam Centre (IASC), perlindungan konsumen dan masyarakat di sektor jasa keuangan, serta pengenalan produk dan layanan perbankan dari Bank Papua.

Analis Edukasi dan Perlindungan Konsumen Kantor OJK Papua, Jones Sutanto Bubun, menjelaskan bahwa OJK Papua memiliki cakupan wilayah kerja yang luas, meliputi empat provinsi di Tanah Papua, dan hingga tahun 2025 juga membawahi Papua Barat serta Papua Barat Daya.

Menurutnya, program literasi keuangan merupakan salah satu prioritas OJK dalam menjalankan tugas pengaturan, pengawasan, dan perlindungan konsumen di sektor jasa keuangan. Selain menyediakan layanan pengaduan masyarakat, OJK terus mengedepankan langkah preventif melalui peningkatan literasi keuangan.
“Literasi keuangan sangat penting untuk mewujudkan kesejahteraan keluarga. ASN memiliki penghasilan yang rutin sehingga harus mampu mengelolanya dengan baik agar dapat merancang kehidupan yang lebih sejahtera,” ujar Jones.
Ia juga mengajak seluruh ASN untuk memanfaatkan produk investasi yang legal dan diawasi OJK. Dalam kegiatan tersebut, Bank Papua memperkenalkan berbagai produk perbankan, sementara PT Pegadaian memaparkan layanan investasi emas sebagai salah satu alternatif investasi yang aman.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Sementara (Pjs) Kepala Cabang Bank Papua Serui, Marsela Wabiser, menyampaikan apresiasi kepada OJK Papua atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, edukasi keuangan bagi ASN menjadi sangat penting, terutama di tengah meningkatnya berbagai bentuk kejahatan keuangan digital.
“Kegiatan ini memberikan pemahaman kepada ASN tentang pentingnya menabung dan menjaga keamanan dana yang dimiliki, mengingat berbagai modus kejahatan keuangan saat ini semakin masif,” katanya.
Mewakili Bupati Kepulauan Yapen, Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah, Aser Pongrate, S.STP., M.A.P., membuka kegiatan sekaligus membacakan sambutan Bupati Kepulauan Yapen Benyamin Arisoy.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada OJK Papua atas inisiatif menyelenggarakan program Nokenku sebagai bentuk komitmen meningkatkan literasi keuangan bagi ASN di Kabupaten Kepulauan Yapen.

Menurutnya, perkembangan sektor jasa keuangan yang semakin pesat telah menghadirkan berbagai kemudahan dalam bertransaksi. Namun di sisi lain, masyarakat juga dihadapkan pada tantangan berupa maraknya pinjaman online ilegal, penipuan investasi, hingga penyalahgunaan data pribadi.
“Oleh karena itu, peningkatan literasi keuangan menjadi hal yang sangat penting. ASN tidak hanya dituntut mampu mengelola keuangan pemerintah secara profesional, tetapi juga harus mampu mengelola keuangan pribadi dan keluarga secara arif dan bijaksana,” demikian sambutan Bupati yang dibacakan Aser Pongrate.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen berharap seluruh peserta memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai pengelolaan keuangan yang sehat, semakin cerdas dalam mengambil keputusan finansial, serta mampu menjadi agen literasi keuangan di lingkungan kerja maupun di tengah masyarakat.







