Kampung Turu Nikmati Air Bersih, Wabup Roi Palunga Tinjau Langsung

Realisasi jaringan PDAM dari Kali Matembu menjawab kebutuhan dasar warga sejak usulan 2022

Serui — Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pelayanan dasar bagi masyarakat. Salah satu kebutuhan mendasar itu kini mulai terjawab di Kampung Turu, setelah air bersih dari jaringan PDAM resmi mengalir dan dapat dinikmati warga.

Wakil Bupati Kepulauan Yapen, Roi Palunga, pada Kamis (26/2/2026) turun langsung meninjau instalasi air bersih yang telah terpasang di kampung tersebut. Dalam kunjungan itu, ia didampingi Direktur PDAM Yapen Yosias Ambokari bersama jajaran teknis.

Wakil Bupati Roi Palunga melakukan Peninjauan Secara langsung Layanan Air Bersih (Robby Mesak)

Di hadapan warga, Wakil Bupati Roi memutar keran air yang terpasang di salah satu titik distribusi. Air pun mengalir lancar. Momentum itu disambut antusias warga yang selama ini mengalami keterbatasan akses air bersih.

“Hari ini, air sudah bisa masuk di Kampung Turu,” ujar Roi di lokasi peninjauan.

Ia menyebut, selama bertahun-tahun warga Kampung Turu mengandalkan sumber air dari gunung, sumur, serta aliran yang tersedia di sekitar kampung. Kini, melalui jaringan yang disalurkan dari Kali Matembu, air bersih sudah dapat diakses langsung oleh masyarakat.

Sekretaris Kampung Turu, Hendrik Koyari, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah daerah. Ia mengatakan, kebutuhan air bersih telah lama menjadi aspirasi warga dan rutin diusulkan dalam forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).

“Sejak 2022 dalam Musrenbang, kami sudah mengusulkan kebutuhan air bersih ini. Puji Tuhan, pada Februari 2026 ini akhirnya bisa terealisasi,” kata Hendrik saat diwawancarai, Sabtu (28/2/2026).

Menurut dia, realisasi tersebut tidak lepas dari dorongan Bapak Bupati dan Wakil Bupati yang meminta PDAM segera menindaklanjuti kebutuhan warga. Petugas kemudian memasang titik-titik distribusi untuk melayani masyarakat Kampung Turu.

“Air yang mengalir dari Kampung Mantembu itu sudah bisa dirasakan oleh warga. Atas nama masyarakat, juga tokoh gereja dan tokoh masyarakat, kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Bupati dan Bapak Wakil Bupati atas perhatian mereka kepada kami di Kampung Turu,” ujarnya.

Hendrik menambahkan, pada hari peninjauan, Wakil Bupati menyaksikan langsung air mengalir, bahkan membuka keran dan mencuci tangan sebagai simbol dimulainya pelayanan air bersih di kampung tersebut.

Masuknya jaringan air bersih ke Kampung Turu menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperluas akses layanan dasar, khususnya di wilayah-wilayah yang selama ini menghadapi keterbatasan infrastruktur. Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen menargetkan distribusi air bersih dapat menjangkau lebih banyak kampung secara bertahap, seiring peningkatan kapasitas dan jaringan layanan PDAM.

Penulis: Robby MesakEditor: Andrew Woria