sbobet onlineslot gacor
121 PAUD di Yapen Jadi Perhatian, Pokja Bunda PAUD Dorong Dukungan Pemerintah Daerah - KEPULAUAN YAPEN
Berita  

121 PAUD di Yapen Jadi Perhatian, Pokja Bunda PAUD Dorong Dukungan Pemerintah Daerah

KEPYAPENKAB.GO.ID, Serui – Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD Kabupaten Kepulauan Yapen menggelar rapat kerja pada Sabtu, 23 Mei 2026, guna membahas berbagai persoalan yang terjadi di setiap unit kerja pelayanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Kepulauan Yapen.

Ketua Bunda PAUD Kabupaten Kepulauan Yapen, Dina L. Rumbiak Arisoy, mengatakan rapat kerja ini menjadi momentum penting untuk mengevaluasi sekaligus memperkuat pelayanan pendidikan anak usia dini agar berjalan lebih baik dan maksimal.

Menurutnya, diskusi yang dilakukan bersama para pengurus dan tenaga pendidik PAUD juga menjadi ruang untuk memberikan masukan dan saran demi melengkapi program kerja Pokja Bunda PAUD yang nantinya akan disampaikan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Yapen.

“Diskusi ini menjadi ruang bersama untuk memberikan masukan dan saran dalam melengkapi kerja Pokja Bunda PAUD, yang nantinya akan kami bawa dan sampaikan kepada pemerintah daerah,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pendidikan PAUD merupakan pendidikan dasar yang sangat penting bagi anak usia dini, karena pada tahap tersebut karakter, mental, dan intelektual anak mulai dibangun. Oleh sebab itu, kualitas pelayanan pendidikan di PAUD harus menjadi perhatian bersama.

“Pendidikan di PAUD adalah pendidikan mendasar yang benar-benar harus diberikan kepada anak usia dini sehingga karakter dan intelektual anak dibangun sejak usia dini,” kata Dina.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa tanggung jawab dalam meningkatkan kualitas pendidikan PAUD bukan hanya berada pada para tenaga pengajar atau bunda-bunda PAUD semata, melainkan juga menjadi tanggung jawab bersama, termasuk pemerintah daerah dalam memberikan dukungan terhadap pengembangan pendidikan anak usia dini di Kabupaten Kepulauan Yapen.

“Jadi ini bukan hanya tanggung jawab dari bunda-bunda yang mengajar di PAUD, tetapi juga tanggung jawab bersama pemerintah daerah,” tutupnya.

Sementara itu, Kabid Pembinaan Pendidikan Usia Dini Disdikpora Kepulauan Yapen, dalam laporannya menyampaikan bahwa jumlah PAUD di Kabupaten Kepulauan Yapen saat ini mencapai 129 PAUD yang tersebar di 160 kampung dan 5 kelurahan.

Ia menjelaskan, dari jumlah tersebut baru 37 sekolah PAUD yang telah memiliki Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN), dan 16 SPS sementara sebanyak 76 PAUD lainnya belum memiliki NPSN karena belum memenuhi persyaratan dan belum terdaftar di bagian terkait pendidikan tinggi. Sebagian besar PAUD tersebut berada di kampung-kampung.

Kendala lain yang dihadapi, lanjutnya, adalah masih terdapat sejumlah PAUD di kampung-kampung yang meskipun telah memiliki NPSN, namun belum mempunyai bangunan sekolah sendiri sehingga proses belajar mengajar masih mengalami keterbatasan sarana dan prasarana.