Prokopim Setda – Wakil Bupati Kepulauan Yapen Roi Palunga secara resmi membuka kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Distrik Kepulauan Ambai Tahun 2026 dalam rangka Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Kepulauan Yapen Tahun 2027 yang berlangsung di ruang SD YPK Imanuel Ambai, Selasa (24/02/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua DPRK dan anggota, Kadis perikanan, kepala distrik, para kepala kampung, serta tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan unsur pendidikan maupun kesehatan.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Roi Palunga menegaskan bahwa Musrenbang merupakan tahapan penting dalam sistem perencanaan pembangunan daerah dan menjadi wadah resmi untuk memperjuangkan usulan program masyarakat.
“Kita jangan hanya bicara. Kita harus bekerja dan mengeksekusi. Jangan terlalu banyak program yang muluk-muluk. Fokus saja, program prioritas yang benar-benar dibutuhkan masyarakat,” tegasnya.
Ia juga menyoroti pentingnya penyelesaian persoalan lokasi untuk mendukung program strategis seperti Kampung Nelayan dan pembangunan PLTS komunal guna menunjang kebutuhan listrik masyarakat pesisir. Menurutnya, ketersediaan listrik sangat penting dalam menopang aktivitas ekonomi nelayan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Wakil Bupati mengingatkan seluruh kepala kampung dan aparat distrik agar serius mengikuti tahapan Musrenbang, mengingat kondisi fiskal daerah yang terbatas sehingga program yang diusulkan harus benar-benar prioritas dan menyentuh kepentingan banyak orang.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Kampung Marawi Oktovianus Oropa mewakili seluruh Kepala Kampung dan warga Distrik Kepulauan Ambai menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas kehadiran langsung pimpinan daerah dalam forum tersebut.
Ia mengungkapkan bahwa sekitar 25 tahun lalu dirinya pernah menjabat sebagai kepala desa, sehingga memahami proses pembangunan di kampung. Menurutnya, kehadiran Wakil Bupati, Ketua DPRK dan anggota, serta kepala distrik dalam Musrenbang kali ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat.
“Biasanya setiap Musrenbang pejabat hanya datang menampung usulan. Tetapi hari ini para pengambil keputusan hadir langsung bersama kami. Ini sesuatu yang luar biasa,” ujarnya.

Ia menyampaikan keyakinannya bahwa melalui komitmen pemerintah daerah, Distrik Kepulauan Ambai akan memperoleh perhatian pembangunan pada Tahun 2027.
“Kami tidak memberikan syarat apa pun, tetapi kami berdoa agar Tuhan memberkati Bupati, pimpinan DPR, dan seluruh jajaran pemerintah yang bekerja membangun daerah ini,” tutupnya.
Musrenbang Distrik Kepulauan Ambai diharapkan menghasilkan usulan program yang terarah, realistis, dan berdampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.







