Di Serui, 1 pasien covid-19 kategori rentan, dievakuasi Gugus Penanganan Covid-19 Yapen ke rumah sakit rujukan Biak.

Reporter : Andrew Woria

Serui – Tim gugus Penanganan Percepatan Pencegahan covid-19 Kabupaten Kepulauan Yapen, pada hari Rabu 08 Juli 2020 melakukan evakuasi 1 pasien terkonfirmasi covid-19 yang rentan, pasien berusia 17 tahun ini dalam kondisi hamil atau mengandung dan menunggu waktu untuk melahirkan. Pasien tersebut harus dikirim atau dirujuk ke Biak, guna penanganan lebih lanjut. Ketika dikonfirmasikan hal ini kepada ketua gugus penanganan pencegahan covid-19 Kabupaten Kepulauan Yapen, Tony Tesar , S.Sos membenarkan hal ini.

” Dalam prediksi dokter kandungan bahwa, kurang lebih seminggu kedepan usia kehamilannya mungkin akan melahirkan, oleh karena itu dengan mempertimbangkan kondisi rumah sakit kita, dimana kewenangan RSUD Serui yang tidak ditunjuk untuk penanganan pasien covid-19, maka kita hari ini mengirimkan pasien positif covid-19 kategori rentan, untuk ditangani secara maksimal di Rumah Sakit Umum Biak. ” ujarnya.

Bupati Tony menjelaskan bahwa pasien positif ini, telah dilakukan pemeriksaan tes swab TCM sebanyak 3 kali berturut-turut, namun masih menunjukan hasil positif, dimana kondisi pasien saat ini dalam keadaan fit sehingga perlu dilakukan evakuasi, guna penanganan pada proses persalinan nantinya. Proses evakuasi kali ini menggunakan jalur laut, dimana sebelumnya Bupati Kepulauan Yapen juga telah berkoordinasi bersama gugus tugas provinsi terkait evakuasi menggunakan transportasi udara, namun hingga informasi diturunkan tidak ada pesawat yang bersedia. Atas nama pemerintah daerah juga Bupati menyampaikan ungkapan terima kasih kepada PT. SWPI Dawai, yang sudah boleh membantu memfasilitasi proses evakuasi menggunakan speed boat milik perusahaan tersebut.

“Tentunya di kesempatan ini, saya menyampaikan kepada seluruh masyarakat yang akan masuk ke kota Serui, marilah melakukan protokol kesehatan yang baik, melakukan aktivitas yang baik dan jangan sampai kita membohongi diri kita, jangan sampai ada yang reaktif selalu mengatakan tidak reakif, karena Resiko yang besar terhadap covid-19.” tutupnya.

Dalam pengantaran proses evakuasi pasien ini, Bupati Tony Tesar turut hadir untuk memberikan dukungan. Dirinya juga didampingi langsung Oleh Forkompimda di Kabupaten Kepulauan Yapen.

(Foto: Vijay Polanunu)

Leave a Reply