Paparu – Pelaksana Harian Majelis Jemaat GKI Maranatha Paparu bersama kelompok konservasi Mindewani Coba melepas 250 ekor tukik hijau di pantai lori Jemaat GKI Maranatha Paparu Distrik Raimbawi, pelepasan anakan penyu hijau ini bertujuan turut serta melestarikan alam kampung paparu. Tak hanya itu Tukik ini juga dilepas secara langsung oleh Penjabat Bupati Kepulauan Yapen, Cyfrianus Y Mambay, S.Pd,.M.Si,. Yang hadir disana.

Ketua kelompok Mindewani Coba, Yohanis Yenteriri mengatakan bahwa Ini kali kedua kelompoknya melepas tukik serta membantu masyarakat memberikan pemahaman tentang pelindungan penyu hijau, kelompok ini telah dibentuk 3 tahun oleh KSDA Kepulauan Yapen namun kurang ada perhatian dari pemerintah kampung ujarnya.Sementara itu ditambahkan KSDA Kepulauan Yapen menyebutkan bahwa pembentukan kelompok Mindewani Coba berdasarkan aspirasi masyarakat dimana diawali dengan perlindungan cenderawasih namun dalam perjalanannya menemukan bahwa terdapat Tukik yang bertelur di sepanjang kampung dan pihaknya pun turut membina masyarakat dalam memelihara tukik.

Pj Bupati Kepulauan Yapen Cyfrianus Mambay dalam kesempatan itu juga menyampaikan bahwa dirinya berterima kasih dan apresiasi hampir keseluruhan kepada distrik Raimbawi karena semuanya telah ada kesadaran untuk mengkonservasi SDA dan perlu disentuh dan di dorong oleh pemerintah. Dirinya minta Kepala distrik mengawal serta mengintruksikan kepada Kepala kampung diwilayahnya untuk mengalokasikan sedikit anggaran guna melakukan kegiatan pelestarian ini. Dan menjadi suatu kebanggaan bagi penjabat Bupati kepada masyarakat atas pelestarian penyu ini Sebagai hewan yang langkah dikarenakan populasi yang terbatas.

“Saya harap Kepala distrik instruksi kan kepala kampung dan segera melaporkan ke saya Minggu depan saya tunggu” ujarnya

Di distrik Raimbawi sendiri, tak hanya memiliki penyu tetapi terdapat habitat burung cenderawasih juga, dirinya berharap seluruh masyarakat yang mendiami Raimbawi agar penyu itu terus dilestarikan dan tidak terlepas dari peran serta KSDA Kepulauan Yapen.

Foto : Andrew Woria