Serui – Wilayah 2 teluk cenderawasih otoritas wilayah adat Suku Yawa Unat telah melantik 2 Kepala Keret dan 5 Kepala Marga di Tanao, acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Kepulauan Yapen Tonny Tesar, S.Sos didampingi Kepala badan Kesatuan Bangsa dan Politik Yapen, Sony Arnold Woria, S.Pd, MT serta Danramil Yapen Selatan, Mayor Inf. Luther Ayomi pada Rabu, 06/04/2022. 

Pengukuhan ini secara langsung dilakukan oleh Ketua Dewan Adat Suku Yawa Unat, David Barangkea didamping Wakil Ketua DAS Yawa Unat Nehemia Payawa, 2 Kepala Keret yang dikukuhkan adalah 

Keret , Anderasamperai yang dikepalai oleh Chris Payawa dengan Komposisi Kepala Kepala Marga antara lain: 

1. Marga Payawa : Stevanus Payawa

2. Marga Tanawani : Yakobus Tanawani

3. Marga Irimi : Robby Irimi 

Keret Yowemana dikepalai oleh Ibu Sofia Awandoi dengan Komposisi Kepala Kepala Marga antara lain

1. Kepala Marga Awandoi : Sofia awandoi

2. Kepala Marga Burumi : Agus Burumi. 

Dimana Masa jabatan ketua Keret adalah 5 tahun dan dialihkan ke marga lain secara mufakat sementara untuk Jabatan kepala marga bersifat permanen. 

Kepada kepyapemkab.go.id, Bupati Tonny Tesar pada kesempatan ini menyampaikan bahwa sebagai Pemerintah daerah memberikan apresiasi sebagai wujud demokrasi dalam tatanan adat, serta memiliki figur figur terbaik ujarnya.  

” Saya ucapkan selamat kepada ketua Keret Anderasamperai dan Yowemana dan kepada marga Payawa, marga Tanawani, marga Burumi, marga Irimi, marga awondoi yang telah dilantik dan dikukuhkan hari ini” Ujarnya 

dirinya berpesan juga bahwa ketua keret dan marga adalah figur panutan dalam marga dan masyarakat sekitar yang hidup diatas tanah adat ini, dirinya meminta juga agar kepala keret dan kepala marga yang dikukuh ini dapat  menjadi figur yang benar benar memegang adat dan etika yang  telah ditanam kan oleh leluhur pendahulunya. Pemerintah Daerah juga berterima kasih atas kontribusi luar biasa dari marga marga di Tanao dalam mendukung Pembangunan Daerah menuju Yapen Yang lebih Nyaman, Lebih Maju dan Lebih Sejahtera tuturnya.

Foto : Andrew Woria