Reporter : Andrew Woria

Awunawai – Klasis GKI Yapen Timur kembali melakukan kegiatan sosial diwilayahnya, seperti yang dilakukan kali ini di wilayah Awunawai Distrik Yapen Timur, pada hari Selasa 21/09/2021. Ketika dikonfirmasi kepada Ketua Klasis GKI Yapen Timur, Pdt. Budi Sikowai melalui sambungan telepon seluler menjelaskan bahwa tanggal 1 sampai dengan 30 September merupakan Bulan Bina Keluarga bagi seluruh Jemaat GKI Di Tanah Papua. Dalam Bulan Bina Keluarga, sinode GKI juga mengamanatkan Jemaat untuk melakukan Pelayanan Diakonia dengan mendirikan posko kemanusiaan di setiap Klasis/jemaat-jemaat untuk menghimpun pemberian Diakonia dari jemaat dan menyalurkan kepada warga jemaat di masing-masing klasis/jemaat tetapi juga kepada masyarakat yang terdampak covid-19 tuturnya.

Sampai dengan hari ini, di setiap jemaat di Klasis yapen timur telah dibentuk posko posko termasuk diwilayahnya klasis (awunawai). Sebelumnya telah diantarkan Diakonia kepada warga jemaat di ekklesia, tetapi juga kepada jemaat di wilayah pasir panjang. Dijelaskan Pdt Budi Sikowai bahwa tak kala penting, gereja juga memberi perhatian kepada karyawan/i PT.SWPI yang terdampak bencana angin Puting Beliung pada Minggu Dini Hari, 19/09/2021 lalu yang menyebabkan kerusakan pada beberapa bangunan mess yang dihuni oleh 73 Karyawan/ti  milik Perusahaan Playwod tersebut. Bantuan ini diserahkan langsung oleh ketua klasis GKI Yapen Timur, serta disaksikan oleh perwakilan perusahaan,  PT. SWPI A. Malatuni beserta Staff.

Ketua Klasis GKI Yapen Timur juga menambahkan bahwa bantuan Diakonia ini tak hanya bagi warga GKI Saja, tetapi bagi Duda, Janda / warga jemaat lintas denominasi gereja yang  benar benar membutuhkan, baik di Kerenerui dan awunawai. Sementara hingga saat ini masih terus digalang posko kemanusiaan untuk covid 19 dan mendapatkan antusias yang tinggi dari jemaat.

” Puji Tuhan karena warga jemaat, warga masyarakat mereka sangat antusias baik kepada pelayan gereja, dan dari pagi tadi bantuan Diakonia masih mengalir ke Posko dan nanti akan kita distribusikan lagi ke mereka mereka yang benar-benar membutuhkan ” ucapnya.

Dirinya berharap agar seluruh warga Jemaat GKI di tanah Papua secara khusus di Yapen Timur, agar tidak melihat orang dari kekurangannya saja tetapi iman dapat terbukti dalam perbuatan Serta dapat memanfaatkan momen bulan Bina Keluarga  Dengan berbuat kasih.

“Mimbar mimbar gereja itu tidak hanya kita pakai untuk bicara tetapi Mari kita bawa mimbar gereja itu (istilahnya/perumpamaan)  kita taruh di tengah-tengah kesulitan orang lain supaya kebersamaan ini tidak hanya soal iman, tetapi akan berinves kepada kekuatan besar yang menopang seluruh pekerjaan pembangunan” ujarnya.

(Foto : Istimewah)