Reporter : Andrew Woria

Serui – 17 Orang Mahasiswa UNIMA asal Kabupaten Kepulauan Yapen Dalam kerjasama Pengembangan Bidang Pendididikan dan Pengabdian pada Masyarakat di Kabupaten Kepulauan Yapen Provinsi Papua mengikuti.

Ujian Komprehensif yang berlangsung secara Virtual melalui Zoom meeting. Dalam kegiatan pembukaan ujian tersebut dihadiri langsung oleh 17 Orang Mahasiswa, serta Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Yapen yang diwakili oleh Sekda ir.alexander Nussy, MM, Kadia Pendidikan dan Kebudayaan Zakarias Sanuari, MM serta Kepala Kejaksaan Negeri Serui, Marcelo Bella, S.H, M.H.

Ujian Komprehensif Universitas Negeri Manado Fakultas ilmu pendidikan prodi pendidikan guru, Pendidikan anak usia dini tersebut berlangsung pada hari Jumat, 30/04/2021 diruang Rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Yapen.

Dalam sambutannya rektor universitas negeri manado yang disampaikan oleh dekan fakultas ilmu pendidikan, Dr.Mozez Wullur menyebutkan bahwa Ia menyampaikan selamat atas perjuangan para mahasiswa asal kabupaten Kepulauan untuk pencapaian ini. Ia yakin bahwa mahasiswa telah siap untuk mengikuti ujian ini sambil berharap menjalani proses ujian secara baik. Sementara kepada pemerintah daerah,  ia berterima kasih atas upaya pengembangan serta proses pendidikan ini.

Dekan Fakultas Ilmu pendidikan ini juga berharap agar Mahasiswa yang dinyatakan lulus nanti nya diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan di tempat pengabdian nya masing-masing. Hal senada juga disampaikan Sekretaris Daerah Ir Alexander Nussy, MM kepada kepyapenkab.go.id. dimana Sekda berharap agar 17 orang guru guru yang mengikuti ujian Komprehensif pada Unima ini, Bisa segera mendapatkan ijazah dan sertifikat serta melaksanakan tugas sebagai mana mestinya sesuai dengan aturan yang berlaku ujarnya.

“Hari ini kita berterima kasih karena ada 17 orang guru TK dan Paud yang hari ini mengikuti Ujian Komprehensif. Satu sisi, ada peningkatan SDM, sekaligus juga ini merupakan salah satu syarat bagi seorang guru untuk melaksanakan tugas sebagai guru.” tuturnya.

(Foto : Andrew Woria)