sbobet onlineslot gacor
SRIKANDI Jadi Langkah Pemkab Yapen Perkuat Tata Kelola Arsip dan Administrasi Pemerintahan - KEPULAUAN YAPEN
Situs Resmi Pemerintah Kepulauan Yapen
BERANDASETDA

SRIKANDI Jadi Langkah Pemkab Yapen Perkuat Tata Kelola Arsip dan Administrasi Pemerintahan

Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Asisten II Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Kepulauan Yapen, Oktovianus Ayorbaba, SE, S.Sos, M.Si, yang mewakili Bupati

Serui – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen terus mendorong penguatan tata kelola pemerintahan melalui penerapan sistem administrasi dan kearsipan berbasis digital. Salah satu langkah yang dilakukan adalah pemanfaatan Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI) dalam pengelolaan arsip dinamis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen.

Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan Pembinaan dan Pendampingan Arsip Dinamis melalui Aplikasi SRIKANDI yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kepulauan Yapen, Senin (21/9/2026).

Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Asisten II Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Kepulauan Yapen, Oktovianus Ayorbaba, SE, S.Sos, M.Si, yang mewakili Bupati Kepulauan Yapen.

Dalam sambutan Bupati Kepulauan Yapen yang dibacakan pada kesempatan tersebut, ditegaskan bahwa arsip memiliki peran strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan. Arsip tidak hanya dipandang sebagai dokumen yang disimpan, tetapi merupakan rekaman dari seluruh proses administrasi pemerintahan, pelaksanaan program dan kegiatan, pengambilan keputusan hingga bentuk pertanggungjawaban penyelenggaraan pemerintahan.

Karena itu, pengelolaan arsip yang tertib, sistematis, aman dan mudah ditemukan kembali menjadi bagian penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.

Memasuki era transformasi digital, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen terus mendorong perubahan pola administrasi dari ketergantungan terhadap sistem berbasis kertas menuju sistem yang lebih efektif, efisien, terintegrasi, transparan dan akuntabel.

Penerapan SRIKANDI menjadi salah satu instrumen yang diharapkan dapat mendukung proses tersebut.

Melalui SRIKANDI, proses penciptaan, penggunaan, pemeliharaan dan pengelolaan arsip dinamis dapat dilakukan secara terintegrasi, sekaligus mendukung pelaksanaan persuratan dan administrasi pemerintahan secara elektronik.

SRIKANDI Bukan Sekadar Aplikasi

Asisten II Setda Kabupaten Kepulauan Yapen Oktovianus Ayorbaba, SE, S.Sos, M.Si mengatakan, penerapan SRIKANDI harus dipahami sebagai bagian dari perubahan budaya kerja aparatur pemerintahan.

“SRIKANDI ini bukan hanya soal kita menggunakan sebuah aplikasi. Yang paling penting adalah bagaimana kita mengubah pola kerja dan budaya administrasi kita agar lebih tertib, efektif dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Oktovianus.

Menurutnya, arsip merupakan bagian penting dari perjalanan setiap proses pemerintahan. Karena itu, setiap surat, dokumen dan proses administrasi yang dihasilkan perangkat daerah harus dikelola dengan baik sehingga dapat menjadi rekam jejak yang jelas.

“Setiap pekerjaan pemerintah harus memiliki rekam administrasi yang jelas. Ketika suatu saat dokumen itu dibutuhkan untuk pelayanan, pemeriksaan, evaluasi atau pertanggungjawaban, kita bisa menemukan kembali dengan mudah dan memastikan bahwa prosesnya tercatat dengan baik,” jelasnya.

Oktovianus juga menekankan bahwa transformasi digital membutuhkan kesiapan aparatur, bukan hanya dari sisi kemampuan menggunakan teknologi, tetapi juga dari sisi kedisiplinan dalam menjalankan tata kelola administrasi.

“Teknologinya sudah disiapkan, sistemnya sudah ada. Tinggal bagaimana kita sebagai aparatur memiliki komitmen dan disiplin untuk menggunakannya dengan benar. Karena sistem yang baik tidak akan berjalan maksimal tanpa dukungan sumber daya manusia yang tertib,” katanya.

Dorong Perubahan Budaya Administrasi

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen menilai pembinaan dan pendampingan menjadi bagian penting dalam memastikan implementasi SRIKANDI dapat berjalan secara konsisten pada seluruh perangkat daerah.

Kegiatan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kemampuan teknis ASN dalam mengoperasikan aplikasi SRIKANDI, tetapi juga membangun pemahaman bersama bahwa tertib arsip merupakan bagian dari tertib administrasi pemerintahan.

Oktovianus mengajak seluruh aparatur di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen untuk memanfaatkan momentum tersebut sebagai langkah bersama memperbaiki tata kelola administrasi.

“Mari kita mulai membangun kebiasaan kerja yang tertib. Jangan melihat arsip hanya sebagai dokumen yang disimpan, tetapi sebagai bagian dari pertanggungjawaban kita dalam melaksanakan tugas pemerintahan,” tuturnya.

Ia berharap penerapan SRIKANDI dapat memberikan manfaat nyata bagi perangkat daerah, terutama dalam mempercepat proses administrasi, memudahkan pencarian dokumen dan meningkatkan keamanan serta keteraturan arsip pemerintahan.

“Harapan kita, SRIKANDI ini benar-benar menjadi bagian dari transformasi pelayanan dan administrasi pemerintahan di Kabupaten Kepulauan Yapen. Kita ingin administrasi kita semakin tertib, prosesnya semakin mudah dan setiap pekerjaan dapat dipertanggungjawabkan dengan baik,” pungkasnya.

Perkuat Tata Kelola Pemerintahan Digital

Kegiatan Pembinaan dan Pendampingan Arsip Dinamis melalui Aplikasi SRIKANDI diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kepulauan Yapen sebagai bagian dari upaya meningkatkan kapasitas aparatur dalam pengelolaan arsip dinamis berbasis digital.

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen berharap implementasi SRIKANDI dapat dilaksanakan secara konsisten di seluruh perangkat daerah sehingga mampu memperkuat sistem administrasi pemerintahan yang lebih modern, efektif, efisien, transparan dan akuntabel.

Penerapan sistem kearsipan digital tersebut sekaligus menjadi bagian dari langkah Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen dalam menjawab tuntutan transformasi digital dan memperkuat kualitas penyelenggaraan pemerintahan serta pelayanan kepada masyarakat. (*)