SERUI – Bupati Kepulauan Yapen, Benyamin Arisoy, S.E., M.Si., yang diwakili Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Sonny Woria, S.Pd., M.T., secara resmi membuka Musyawarah Cabang Forum Generasi Muda (FGM) Gereja Kristen Injili (GKI) Kabupaten Kepulauan Yapen, yang berlangsung di Gereja GKI Yeziel Anotaurei, Jumat (16/10/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Bangkit, Bertumbuh dan Melayani Bersama di Dalam Tuhan” tersebut menjadi momentum penting bagi generasi muda GKI untuk memperkuat persatuan, mengevaluasi perjalanan organisasi, serta menentukan arah kepemimpinan dan pelayanan ke depan.
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen menyambut baik pelaksanaan musyawarah tersebut sebagai bagian dari upaya pembinaan generasi muda yang memiliki karakter, integritas, tanggung jawab, serta semangat pengabdian kepada gereja, masyarakat, dan daerah.

Ibadah Pembukaan, Pemuda GKI Diajak Bangkit dan Bertumbuh
Sebelum pelaksanaan musyawarah, seluruh rangkaian kegiatan diawali dengan ibadah yang dipimpin oleh Pdt. O. P. Aibekop, S.Si., M.M.
Dalam pelayanan firman Tuhan, Pdt. Aibekop menekankan tiga pesan utama yang perlu menjadi pegangan seluruh anggota Forum Generasi Muda GKI, yakni bangkit, bertumbuh, dan melayani bersama di dalam Tuhan.
Menurutnya, generasi muda gereja harus mampu bangkit menghadapi berbagai tantangan kehidupan, terus bertumbuh dalam iman dan karakter, serta membangun semangat kebersamaan dalam melaksanakan tugas pelayanan.
Ia mengingatkan bahwa pemuda memiliki tanggung jawab besar sebagai generasi penerus gereja sekaligus bagian dari masyarakat yang diharapkan mampu memberikan pengaruh positif bagi lingkungan sekitarnya.
Dalam khotbahnya, Pdt. Aibekop juga mengangkat firman Tuhan dari 1 Timotius 4:12 yang menekankan pentingnya keteladanan generasi muda dalam perkataan, tingkah laku, kasih, kesetiaan, dan kesucian.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa usia muda bukanlah penghalang untuk mengambil tanggung jawab dan menjadi teladan dalam kehidupan bergereja maupun bermasyarakat.
Hasil Musyawarah Harus Diterima sebagai Keputusan Bersama
Pdt. Aibekop turut mengingatkan seluruh peserta agar menjadikan musyawarah sebagai ruang membangun kebersamaan, bukan sebagai ajang persaingan yang dapat menimbulkan perpecahan.
Ia berpesan bahwa siapa pun yang nantinya terpilih melalui proses musyawarah harus dapat diterima dan didukung oleh seluruh anggota FGM GKI.
Hasil musyawarah diharapkan menjadi keputusan terbaik bagi kepentingan organisasi, generasi muda, gereja, serta pembangunan Kabupaten Kepulauan Yapen dan Tanah Papua.
Semangat persaudaraan dan pelayanan harus tetap menjadi landasan utama dalam setiap proses pengambilan keputusan.

Pemerintah Daerah Dorong Pemuda Gereja Menjadi Teladan
Sementara itu, Bupati Kepulauan Yapen Benyamin Arisoy, melalui Kepala Badan Kesbangpol Sonny Woria, menyampaikan pesan yang sejalan dengan tema musyawarah dan renungan firman Tuhan.
Pemerintah daerah menekankan pentingnya peran generasi muda gereja sebagai kekuatan moral dan sosial dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis, damai, serta saling menghargai.
Tema “Bangkit, Bertumbuh dan Melayani Bersama di Dalam Tuhan” diharapkan tidak hanya menjadi slogan dalam pelaksanaan musyawarah, tetapi dapat diwujudkan melalui sikap, tindakan, dan program pelayanan yang memberikan manfaat nyata.
Generasi muda GKI diharapkan mampu mengembangkan potensi diri, meningkatkan kualitas kepemimpinan, menjaga persatuan, serta mengambil bagian dalam berbagai kegiatan pembangunan di Kabupaten Kepulauan Yapen.
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen juga memandang organisasi kepemudaan gereja sebagai salah satu mitra penting dalam membangun karakter generasi muda yang beriman, berdisiplin, memiliki kepedulian sosial, dan bertanggung jawab terhadap masa depan daerah.
Musyawarah Jadi Momentum Regenerasi Kepemimpinan
Pelaksanaan Musyawarah Cabang FGM GKI Kabupaten Kepulauan Yapen diharapkan menjadi sarana evaluasi organisasi sekaligus momentum regenerasi kepemimpinan yang sehat dan demokratis.
Melalui musyawarah, para peserta diharapkan dapat menyampaikan gagasan, mengevaluasi program pelayanan, serta merumuskan langkah strategis untuk memperkuat peran generasi muda GKI dalam kehidupan gereja dan masyarakat.
Pemilihan kepengurusan hendaknya dilaksanakan dengan mengutamakan semangat persaudaraan, musyawarah, dan tanggung jawab bersama.
Siapa pun yang nantinya memperoleh kepercayaan untuk memimpin organisasi diharapkan mampu merangkul seluruh anggota, menjaga kekompakan, serta melanjutkan pelayanan dengan semangat kebersamaan.

Pemuda GKI Diharapkan Berkontribusi bagi Yapen dan Tanah Papua
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen berharap FGM GKI terus menjadi wadah pembinaan generasi muda yang tidak hanya aktif dalam pelayanan gerejawi, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap persoalan sosial, pendidikan, lingkungan, dan pembangunan masyarakat.
Generasi muda gereja memiliki peluang untuk berkontribusi melalui kegiatan positif, pengembangan kreativitas, penguatan nilai-nilai persaudaraan, serta pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Dengan semangat bangkit, bertumbuh, dan melayani bersama, FGM GKI diharapkan dapat melahirkan pemimpin-pemimpin muda yang memiliki integritas, semangat pengabdian, dan kecintaan terhadap Kabupaten Kepulauan Yapen serta Tanah Papua.
Pembukaan Musyawarah Cabang FGM GKI tersebut sekaligus menegaskan dukungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen terhadap kegiatan pembinaan dan pengembangan generasi muda melalui organisasi keagamaan.
Pemerintah daerah berharap seluruh rangkaian musyawarah dapat berlangsung dengan aman, tertib, penuh persaudaraan, serta menghasilkan keputusan yang membawa kemajuan bagi pelayanan FGM GKI di Kabupaten Kepulauan Yapen. (*)







