KEPYAPENKAB. GO. ID, Serui – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen mengajak Paguyuban Antar Keluarga Jawa di Serui (PANJAWI) untuk terus memperkuat persaudaraan, kerukunan dan semangat gotong royong sebagai bagian dari upaya mendukung pembangunan daerah.
Pesan tersebut disampaikan Bupati Kepulauan Yapen Benyamin Arisoy dalam sambutan yang dibacakan Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Yapen Cyfrianus Yustus Mambay saat menghadiri peringatan Hari Lahir (Harlah) PANJAWI ke-43 tahun yang dirangkaikan dengan Maulid Nabi Muhammad SAW 1148 Hijriah, di Pendopo Joglo PANJAWI, Jalan Cengkeh, Anotaurei, Serui, Minggu (30/8/2026).

Pj Sekda hadir mewakili Bupati dalam kegiatan yang mengusung tema “Menebar Maaf, Menguatkan Ukhuwah, Mempererat Kerukunan Warga PANJAWI yang Solid dalam Mendukung Yapen Rumah Kita yang Berkeadilan, Unggul dan Sejahtera serta Menguatkan Semangat Gotong Royong dalam Melanjutkan Pembangunan Pendopo Joglo PANJAWI.”
Dalam sambutannya, Bupati mengatakan usia 43 tahun merupakan perjalanan panjang bagi PANJAWI. Selama perjalanan tersebut, organisasi telah melewati berbagai pengalaman, perjuangan, keberhasilan, tantangan dan dinamika dalam kehidupan bermasyarakat.
“Empat puluh tiga tahun merupakan perjalanan yang tidak singkat. Di dalamnya tentu terdapat berbagai pengalaman, perjuangan, keberhasilan, tantangan dan dinamika yang telah dilalui bersama,” kata Bupati.
Atas perjalanan tersebut, Bupati menyampaikan selamat Harlah PANJAWI ke-43 tahun. Ia berharap PANJAWI semakin dewasa dalam berorganisasi, semakin solid dalam kebersamaan dan terus memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah serta kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kepulauan Yapen.
Menurut Bupati, PANJAWI juga diharapkan dapat terus menjadi wadah yang mempererat tali persaudaraan sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menjaga persatuan serta menciptakan kehidupan masyarakat yang aman, damai dan harmonis. Peringatan Harlah PANJAWI tahun ini, lanjut Bupati, semakin bermakna karena dirangkaikan dengan Maulid Nabi Muhammad SAW 1148 Hijriah.

Ia mengajak seluruh masyarakat menjadikan Maulid Nabi bukan hanya sebagai kegiatan seremonial, tetapi sebagai momentum untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari. Nilai kepemimpinan, kesabaran, kejujuran, kasih sayang dan persaudaraan yang dicontohkan Rasulullah SAW dinilai penting untuk diterapkan dalam kehidupan masyarakat di Kabupaten Kepulauan Yapen yang majemuk.
“Mari kita jadikan momentum Maulid Nabi ini untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah dan ukhuwah insaniyah, sehingga persatuan dan kerukunan masyarakat di Kabupaten Kepulauan Yapen tetap terjaga,” pesannya.
Bupati menegaskan, pembangunan daerah bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah.

Dukungan dan partisipasi seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi kemasyarakatan seperti PANJAWI, sangat dibutuhkan untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan. Karena itu, ia mengajak seluruh pengurus dan anggota PANJAWI untuk terus membangun komunikasi, sinergi dan kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen serta seluruh komponen masyarakat.
“Mari kita bersama-sama mengambil bagian dalam pembangunan Kabupaten Kepulauan Yapen dengan semangat persatuan, kebersamaan, gotong royong dan kepedulian terhadap sesama,” ujarnya.
Bupati juga mengajak masyarakat menjaga keamanan dan ketertiban, memperkuat toleransi antarumat beragama serta menciptakan suasana yang kondusif sehingga seluruh program pembangunan dapat berjalan dengan baik.

Sementara itu, sambutan Ketua Umum PANJAWI yang dibacakan Wakil Ketua II Awal Rahman menegaskan pentingnya menjadikan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai momentum untuk memperkuat nilai persaudaraan. Ia mengatakan, keteladanan Rasulullah SAW dapat diwujudkan melalui sikap saling menghormati, saling membantu dan menghadirkan kedamaian di tengah masyarakat. PANJAWI juga menegaskan bahwa warga Jawa yang tinggal dan membangun kehidupan di Kabupaten Kepulauan Yapen merupakan bagian dari masyarakat daerah.
“Kita semua hidup mencari nafkah, membangun keluarga dan membesarkan anak-anak kita di Kabupaten Kepulauan Yapen. Maka bagi kita, Yapen adalah rumah kita bersama,” kata Awal Rahman.
Atas dasar itu, PANJAWI berkomitmen terus memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah. Kontribusi tersebut diwujudkan melalui kepedulian sosial, menjaga kerukunan serta memperkuat semangat gotong royong. PANJAWI ingin hadir bukan hanya ketika ada kegiatan organisasi, tetapi juga melalui karya dan kepedulian terhadap kehidupan masyarakat. Semangat kebersamaan itu sekaligus diarahkan untuk mendukung kelanjutan pembangunan Pendopo Joglo PANJAWI sebagai ruang bersama bagi warga PANJAWI di Serui.

Peringatan Harlah PANJAWI ke-43 tahun dan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut pun menjadi momentum memperkuat kembali komitmen bersama untuk menjaga persaudaraan dan kerukunan di Kabupaten Kepulauan Yapen.
Pemerintah daerah dan PANJAWI sama-sama menegaskan bahwa keberagaman merupakan kekuatan yang harus dirawat melalui komunikasi, toleransi dan gotong royong.
Dengan semangat tersebut, seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat terus mengambil bagian dalam mewujudkan Yapen sebagai rumah bersama yang berkeadilan, unggul dan sejahtera.







