KEPYAPENKAB.GO.ID, Yapan – Suasana Kampung Yapan pada Jumat, 17 April 2026, terasa berbeda dari biasanya. Wajah-wajah penuh harap dan senyum hangat warga menyambut sebuah langkah kecil yang diyakini membawa dampak besar bagi masa depan: peresmian Gedung PAUD Diaspora Yapan.

Di tengah kebersamaan itu, Pemerintah Daerah melalui Asisten III Sekretariat Daerah, Aser Pongrate, S.STP., M.A.P., menyampaikan pesan yang sederhana namun mendalam—bahwa masa depan bangsa dimulai dari pendidikan anak usia dini. Baginya, PAUD bukan sekadar tempat belajar membaca atau berhitung, melainkan ruang pertama bagi anak-anak mengenal nilai kehidupan.
“Pendidikan anak usia dini merupakan fondasi utama dalam membentuk karakter kepribadian serta kecerdasan anak-anak kita sebagai generasi penerus bangsa,” ujarnya dengan penuh penekanan.
Gedung PAUD Diaspora Yapan kini berdiri bukan hanya sebagai bangunan fisik, tetapi sebagai simbol harapan baru. Di dalamnya kelak, anak-anak akan belajar tentang kebersamaan, nilai moral, spiritualitas, hingga bagaimana menjadi bagian dari masyarakat yang lebih luas.

Pemerintah daerah pun memberikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berkontribusi—mulai dari PHMJ GKI Diaspora, pengurus PAUD, tenaga pendidik, hingga orang tua dan seluruh warga Kampung Yapan. Kebersamaan inilah yang menjadi kekuatan utama dalam menghadirkan perubahan.
Namun, dalam momen peresmian itu, satu hal yang kembali ditekankan adalah peran keluarga. Aser Pongrate mengingatkan bahwa pendidikan sejati tidak berhenti di ruang kelas.
“Kepada para orang tua, saya mengajak untuk terus berperan aktif dalam mendukung pendidikan anak-anak, karena pendidikan yang baik tidak hanya berlangsung di sekolah, tetapi dimulai dari keluarga,” tegasnya.

Antusiasme warga pun terlihat jelas. Bagi mereka, kehadiran gedung PAUD ini bukan sekadar fasilitas baru, melainkan peluang bagi anak-anak mereka untuk tumbuh dengan lebih baik—dengan akses pendidikan yang layak sejak usia dini.
Di Kampung Yapan, langkah menuju masa depan itu kini telah dimulai. Dari ruang-ruang sederhana di gedung PAUD ini, harapan tentang generasi yang berkarakter, cerdas, dan berdaya saing perlahan ditanam—hari demi hari, anak demi anak.







