90 % Jembatan Sumboy siap di Gunakan

Reporter : Andrew Woria

Dinas pekerjaan umum dan Perumahan Rakyat Kabupaten Kepulauan Yapen melakukan kegiatan evaluasi dan monitoring pembangunan jembatan di Kali Sumboy Distrik Kosiwo pada hari Jumat, 16 April 2020. Monitoring yang dilakukan kali ini turut melibatkan DPRD Kabupaten Kepulauan Yapen yang dihadiri oleh wakil ketua 2 Fredolin Warkawani. Kepada kepyapenkab.go.id, R.D Melantono selaku Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kepulauan Yapen menjelaskan bahwa jembatan sumboy telah memasuki 90% dan memasuki tahap penyelesaian badan jalan dan diharapkan bisa tuntas pada awal mei mendatang.

” Jadi setelah pengencoran jalan atau operet nya nanti 30 hari mendatang untuk masa pemeliharaan dari cor,  itu kita harapkan jalan ini sudah bisa berfungsi dan dipakai oleh masyarakat sehingga masyarakat dapat menikmati apa yang menjadi bagian dari pembangunan ini ” ujarnya

Ketika ditanya terkait dengan pengaspalan jembatan tersebut Kepala Dinas PU PR menjelaskan bahwa saat ini tidak dianggarkan tetapi nantinya akan diajukan dalam pengajuan. Dikesempatan monitoring kali, Wakil Ketua 2 DPRD Kepulauan Yapen, Fredolin Warkawani ketika dimintai keterangannya menyebutkan bahwa DPRD melaksanakan  fungsi pengawasan APBD tahun 2020 baik yang telah jalan maupun belum jalan termasuk memastikan perencanaan pembangunan yang di usulkan dalam musrembang dan salah satunya yang ingin dipastikan perkembangannya adalah jembatan kali Sumboy sehingga dikesempatan kali ini ia hadir Secara langsung untuk melihat pekerjaan pengecoran bentangan jembatan yang dikerjakan. Jembatan sumboy dengan panjang 80 meter ini dipastikan pengerjaan pengecoran nya hari ini tuntas dilanjutkan dengan penyelesaian pengecoran bahu badan jalan diatas jembatan hingga ke jalan.

” Kita pasti kan bahwa jembatan ini harus diselesaikan dalam waktu yang cepat Sehingga masyarakat yang ada di wilayah Yapen Barat, dari wonawa dan distrik bagian barat pulau Yapen bisa dapat memanfaatkan jembatan ini ” ujarnya.

(foto : Andrew Woria)

Leave a Reply