33 Tahun GBI Eben Haezer Sarwandori, ini Pesan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen.

Reporter: Andrew Woria

Sarawandori – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen yang diwakili oleh staf ahli Bupati, Dirk Rayar pada hari minggu, 01/11/2020 menghadiri kegiatan syukuran ke 33 Tahun GBI Eben Haezer Kampung Sarawandori. Kegiatan ini diawali dengan Ibadah syukur yang dipimpin langsung oleh Pdt. Jhon Ayomi, S.Th. sementara itu tua sidang (Penatua) Ev. Michael Karubaba menjelaskan tentang sejarah masuknya GBI Eben Haezer Sarawandori dimana gereja ini Bertumbuh dalam misi pelayanan pekabaran injil di Sarwandori, atas kesaksian hamba Tuhan pdt. Benyamin Absalom Wayoi, bersama istri Klansina Karubababa dan Alm. Abraham Karubaba yang pada awalnya beribadah di kampung kando dengan menggunakan rumah mungil bekas kandang ayam. Dengan mengabarkan panji keselamatan kristus, maka pelayanan pada 16 april 1986 terus bertumbuh dan dipelopori oleh kedua orang tua dari Penatua Yakonias Karubaba, maka lahirlah gereja mula-mula GBI Eben Haezer Sarwandori. Dalam ibadah syukuran kali ini, terpantau hadir, Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Kepulauan Yapen, Adolina Yopi Ketua Pengurus Wilayah Gereja Bethel Indonesia beserta para hamba Tuhan dan Umat Tuhan.

Pdt. John Ayomi, S.Th dalam sambutannya menyampaikan bahwa Dalam membina GBI, banyak hak yang dilihat bahwa perlu dibenahi sebelum Tuhan Yesus datang, ia meminta agar anggota GBI jangan Ngawur tetapi memberikan ajaran dasar bagi jemaat, sehingga gereja berwibawa. Jemaat harus ada generasi muda yang punya semangat untuk berdiri sendiri. Dirinya berpesan kepada generasi muda Gereja Bethel Indonesia untuk agar dapat melaksanakan pekerjaan Tuhan dengan baik. Selain itu tetap menjaga hubungan antara pemerintah dan gereja, serta antara gereja dengan denominasi gereja yang lain. Sementara itu, Bupati Kepulauan Yapen, Tonny Tesar yang diwakili oleh staf ahli Bupati, Dirk Rayar membaca dan menyampaikan sambutannya. Dimana memasuki usianya yang ke-33 tahun pada Gereja Bethel Indonesia Jemaat GBI Eben Haezer Sarawandori ini adalah bukti bahwa Allah masih senan tiasa menyertai Gereja nya untuk terus berkarya dalam misi pelayanannya. Ia berharap di usianya ke-33 tahun ini, tak hanya meluapkan rasa sukacita dan syukur semata, tetapi juga sebagai usia yang mempersolid kebersamaan dan kekompakan dalam kehidupan Jemaat, serta lebih meningkatkan semangat ketekunan, loyalitas serta tanggung jawab dalam tugas dan pelayanan injil untuk kemuliaan nama Tuhan.

Bupati Tonny juga berharap agar GBI Eben Haizer bisa lebih proaktif, Kooperatif dan parsitipatif dalam mendukung program kerja pemerintah daerah, serta pembangunan di kabupaten Kepulauan Yapen di berbagai bidang.

(Foto dan Video : Andrew Woria)

Leave a Reply