PENGELOLAAN DANA DESA TETAP MENJADI OBYEK PENGAWASAN BPK, KPK DAN JUGA PENGAWASAN MASYARAKAT. BUPATI, TONNY TESAR, S.SOS DALAM ACARA PENGAMBILAN SUMPAH/JANJI DAN PELANTIKAN 70 KEPALA KAMPUNG DI KABUPATEN KEPULAUAN YAPEN.

Serui – Bertempat di Gedung Silas Papare pagi tadi Bupati Kabupaten Kepulauan Yapen, Tonny Tesar, S.Sos memimpin pengambilan sumpah/janji dan melantik 70 (tujuh puluh) kepala kampung di Kabupaten Kepulauan Yapen. Setelah itu bersamaan dengan adanya kunjungan Kapolda Papua ke Kabupaten Kepulauan Yapen, acara pun dilanjutkan dengan sambutan sekaligus arahan dari Kapolda Papua Irjen Martuani Sormin kepada para kepala kampung yang baru saja dilantik dan juga kepada warga yang hadir pada acara pelantikan tersebut, pada Selasa 09/04/2019.

Pengambilan sumpah janji dan pelantikan kepala kampung ini bukan tanpa alasan, hal ini merupakan tindak lanjut dari pemilihan kepala kampung pada beberapa waktu lalu sebelumnya yang didasari oleh perundang-undangan yang berlaku yaitu UU No. 6 Tahun 20 14 Tentang Desan, UU No. 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Desa, Peraturan Pemerintah Tahun No. 43 Tahun 2014 Tentang Peraturan Pelaksanaan UU No. 6 Tahun 2014 dan Peraturan Bupati Kabupaten Kepulauan Yapen  No. 19 Tahun 2018 Tentang Petunjuk Pelaksanaan Pemilihan Kepala Kampung.

Turut hadir sebagai pemimpin acara pengambilan sumpah janji dan pelantikan 70 kepala kampung, Bupati Kabupaten Kepulauan Yapen, Tonny Tesar, S.Sos, dalam sambutannya, Bupati, Tonny Tesar, S.Sos menyampaikan kepada 70 kepala kampung yang baru saja dilantik bahwa ada beberapa hal yang perlu disampaikan sebelum mereka melaksanakan tugas yaitu,

pertama : dana desa dikelola dan digunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran masyarakat, sehingga saya tidak mendengar lagi tentang keluhan-keluhan terkait dana desa yang tidak sesuai peruntukannya.

kedua : pemberdayaan masyarakat kampung merupakan tugas kepala kampung, oleh sebab itu dana desa harus dapat memberdayakan masyarakat dalam hal memanfaatkan potensi sumber daya yang dimiliki kampung guna memenuhi kebutuhan hidup masyarakat.

Ketiga : seperti yang telah kita ketahui bersama bahwa pengelolaan dana desa saat ini telah terbantukan dengan kehadirannya tenaga pendamping begitu juga penerapan sistem keuangan desa yang terbaru saat ini, untuk itu saya menghimbau agar pendampingan dan sistem dimaksud dapatlah difungsikan dan dijalankan sesuai peruntukannya guna terwujud pengelolaan dan pertanggungjawaban dana desa yang taat dan tidak menyimpang dari ketentuan yang berlaku.

Keempat : kepala kampung harus selalu berkoordinasi dengan semua stakeholder yang ada, ditingkat kampung dalam pelaksanaan musyawarah kampung sehingga seluruh perencanaan pembangunan di kampung adalah benar-benar perencanaan yang partisipatif atau berasal dari masyarakat itu sendiri.

Bupati juga dalam sambutannya menegaskan bahwa pengelolaan dana desa tetap menjadi obyek pengawasan BPK, KPK dan juga pengawasan masyarakat, indikator dari pengelolaan dana desa tersebut salah satunya yaitu terlihat nampak hasil-hasil pembangunan dan tercukupinya kebutuhan dari masyarakat di Kampung, sehingga saya ingatkan kepada saudara-saudara yang baru saja dilantik hari ini bahwa dalam masa kepemimpinan saudara selama 6 tahun ke depan agar lebih teliti, lebih bijaksana dan lebih mengutamakan prioritas pembangunan yang terkait denga penggunaan dana desa.

Pada hari yang sama Kapolda Papua, Irjen Martuani Sormin datang mengunjungi Kabupaten Kepulauan Yapen dan disela-sela kunjungannya Kapolda menyempatkan diri untuk menghadiri acara tersebut guna memberikan wejangan kepada para kepala kampung yang baru saja dilantik juga sekaligus menyapa dan berdiskusi dengan masyarakat yang hadir pada saat acara tersebut. Setelah kunjungannya di Yapen kemudian Kapolda melanjutkan perjalanan kunjungan kerjanya ke Kabupaten Waropen.

Sepulangnya dari Kabupaten Waropen, pada malam harinya, Kapolda Papua diundang oleh Bupati Kabupaten Kepulauan Yapen, Tonny Tesar untuk bersilahturahmi dengan Forkompimda, para pimpinan OPD dan juga masyarakat. Acara silahturahmi ini diawali dengan sharing yang dipimpin oleh Kapolda Papua, Irjen Martuani Sormin, banyak hal yang dibahas dalam sharing tersebut, salah satu nya ialah bahaya penggunaan Narkoba dan sejenisnya. Setelah sesi acara sharing berlalu kemudian acara pun dilajutkan dengan jamuan makan malam bersama dan juga nyanyi serta yospan bersama.

Humas. Setda. Kabupaten Kepulauan Yapen.

2 thoughts on “PENGELOLAAN DANA DESA TETAP MENJADI OBYEK PENGAWASAN BPK, KPK DAN JUGA PENGAWASAN MASYARAKAT. BUPATI, TONNY TESAR, S.SOS DALAM ACARA PENGAMBILAN SUMPAH/JANJI DAN PELANTIKAN 70 KEPALA KAMPUNG DI KABUPATEN KEPULAUAN YAPEN.”

Leave a Reply