sbobet onlineslot gacor
15.711 Penerima Dapat Bantuan Beras, Bupati Benyamin Perketat Pengawasan - KEPULAUAN YAPEN

15.711 Penerima Dapat Bantuan Beras, Bupati Benyamin Perketat Pengawasan

KEPYAPENKAB. GO. ID,  SERUI — Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen mulai menyalurkan bantuan pangan beras tahun 2026 kepada masyarakat. Penyaluran secara simbolis dilakukan oleh Bupati Kepulauan Yapen, Benyamin Arisoy, SE, M.Si, di Kelurahan Serui Kota, Rabu (2/9/2026).

Bantuan pangan tersebut merupakan program pemerintah pusat yang disalurkan melalui Perum Bulog sebagai bentuk perhatian negara kepada masyarakat yang membutuhkan.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Kepulauan Yapen, Jefry Boy Mandiri, dalam laporannya menyampaikan bahwa jumlah penerima bantuan pangan di Kabupaten Kepulauan Yapen mencapai 15.711 penerima yang tersebar di 17 distrik.

Khusus di Kelurahan Serui Kota, terdapat 1.070 penerima untuk periode Juli, Agustus dan September 2026. Setiap penerima mendapatkan bantuan berupa 10 kilogram beras per bulan, sehingga untuk periode tiga bulan masing-masing penerima memperoleh total 30 kilogram beras.

Untuk periode kali ini bantuan yang disalurkan hanya berupa beras. Tidak ada minyak goreng,” jelas Jefry.

Secara keseluruhan, bantuan pangan yang disalurkan melalui wilayah kerja Bulog Serui mencapai 471.330 kilogram beras untuk 15.711 penerima.

Jefry menjelaskan, penerima bantuan ditetapkan berdasarkan data kesejahteraan masyarakat yang bersumber dari data pemerintah, di antaranya Kemensos, Dukcapil dan BKKBN. Masyarakat yang menjadi prioritas penerima berada pada Desil 1 hingga Desil 3 dalam pemeringkatan kesejahteraan masyarakat. Ia menegaskan, bantuan pangan diperuntukkan bagi masyarakat yang memenuhi kriteria dan berhak menerima. ASN, TNI, Polri maupun masyarakat yang berdasarkan kondisi ekonomi telah dinilai mampu memenuhi kebutuhan hidupnya sendiri tidak termasuk sasaran penerima.

Jefry juga mengajak masyarakat untuk ikut mengawasi proses pendistribusian bantuan pangan agar berjalan sesuai ketentuan. Ia meminta masyarakat tidak ragu memberikan masukan apabila menemukan persoalan dalam pelayanan maupun penyaluran bantuan di lapangan. Terkait pelaksanaan program tersebut, Jefry menyampaikan bahwa Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan bersama pihak teknis telah menjalani pemeriksaan oleh BPKP Provinsi Papua pada Senin sebelumnya.

Bulog Pastikan Tepat Sasaran dan Tepat Kualitas

Kepala Bulog Serui, Syarif Jati, menyampaikan apresiasi kepada Bupati Kepulauan Yapen beserta jajaran pemerintah daerah yang telah mendukung proses penyaluran bantuan pangan.

Menurutnya, bantuan tersebut merupakan program pemerintah pusat yang ditugaskan kepada Perum Bulog untuk disalurkan kepada masyarakat di wilayah kerja Bulog Serui.

Wilayah kerja Bulog Serui mencakup 17 distrik dengan total 15.711 penerima. Jumlah bantuan yang disalurkan mencapai 471.330 kilogram,” jelasnya.

Syarif menegaskan komitmen Bulog untuk memastikan penyaluran bantuan dilakukan secara tepat sasaran dan tepat kualitas.

Ia juga meminta dukungan kepala distrik, kepala kelurahan dan kepala kampung dalam proses distribusi sehingga bantuan dapat diterima masyarakat yang berhak. Menurutnya, sinergi seluruh pihak sangat dibutuhkan untuk memastikan bantuan pangan tidak hanya tersalurkan, tetapi benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Kepulauan Yapen.

Bupati Perketat Pengawasan Penyaluran

Sementara itu, Bupati Kepulauan Yapen Benyamin Arisoy menegaskan bahwa penyaluran bantuan pangan tidak boleh berhenti pada proses pembagian semata. Pemerintah daerah, kata dia, harus memastikan bantuan tersebut benar-benar sampai kepada masyarakat yang menjadi sasaran.

Apa yang telah disampaikan adalah hal yang penting. Ini membantu pemerintah untuk menjaga dan memastikan hak-hak masyarakat disalurkan dengan baik, diterima dengan baik dan dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat,” ujar Benyamin.

Bupati menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen untuk terus mengawal penyaluran bantuan pangan sebagaimana telah dilakukan pada tahun-tahun sebelumnya.

Menurutnya, pemerintah tidak hanya bertugas menyalurkan bantuan, tetapi juga memastikan bantuan tersebut diterima oleh penerima yang tepat dan tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

Benyamin juga menjelaskan bahwa bantuan pangan kali ini hanya berupa beras. Hal tersebut merupakan kebijakan pemerintah pusat dan perlu dipahami masyarakat agar tidak terjadi kesalahpahaman. Ia mengatakan, data penerima bantuan dapat berubah sesuai hasil pemutakhiran data kesejahteraan masyarakat.

Masyarakat yang sebelumnya menerima bantuan dapat keluar dari daftar apabila telah dinilai mampu, sementara masyarakat lain yang memenuhi kriteria dapat masuk sebagai penerima.

Bantuan ini diberikan kepada masyarakat miskin melalui penilaian sesuai standar. Pada waktunya, ada masyarakat yang sudah dianggap mampu sehingga akan keluar dan tidak lagi mendapatkan bantuan pangan. Karena itu, penerima bisa berkurang dan bisa bertambah, tergantung data,” jelasnya.

Untuk memastikan penyaluran berjalan baik, Bupati meminta seluruh pihak yang terlibat, mulai dari dinas teknis, Bulog, distrik, kelurahan hingga aparat di lapangan, menjalankan tugas secara bertanggung jawab.

Benyamin bahkan memberikan peringatan tegas agar tidak ada pihak yang memanfaatkan bantuan pangan untuk kepentingan pribadi.

Tidak boleh ada yang bermain-main di atas hak hidup rakyat. Saya ingin memastikan ini disalurkan dengan baik dan benar sampai kepada tujuan,” tegasnya.

Ia juga meminta agar proses penyaluran dilakukan secara cepat dan tidak membuat masyarakat terlalu lama menunggu.

Kita harap ini bisa cepat. Karena itu saya pesan kepada petugas, Babinsa, termasuk semua yang terlibat, untuk membantu menyalurkan hak-hak masyarakat yang berkaitan dengan bantuan pangan,” katanya.

Benyamin berharap seluruh masyarakat dapat menyambut bantuan tersebut dengan penuh rasa syukur dan ikut menjaga proses penyalurannya agar berjalan transparan, tertib dan tepat sasaran.

Ia menegaskan bahwa bantuan pangan merupakan bentuk perhatian pemerintah dalam membantu masyarakat sekaligus bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan di Kabupaten Kepulauan Yapen.