Jayapura – Pemerintah Kabupaten Kabupaten Kepulauan Yapen turut ambil bagian dalam rapat koordinasi pemantauan kesiapan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 yang dipimpin oleh Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri. Rapat tersebut berlangsung di Kantor Gubernur Papua di Jayapura dan diikuti para bupati dan wali kota se-Papua secara virtual, Rabu (11/3/2026).
Dalam rapat tersebut, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen diwakili oleh Wakil Bupati Roi Palunga yang mengikuti jalannya pertemuan bersama para kepala daerah lainnya di wilayah Papua.
Rapat koordinasi ini juga dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah Papua serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah dan sejumlah instansi terkait, di antaranya Kepolisian Daerah Papua, Kodam XVII/Cenderawasih, Lanud Silas Papare, Komando Daerah Angkatan Laut X, serta jajaran organisasi perangkat daerah dan mitra pemerintah lainnya.

Gubernur Papua Matius D. Fakhiri menjelaskan bahwa rapat koordinasi ini dilakukan untuk memastikan kesiapan pemerintah dan seluruh pihak terkait dalam menghadapi momentum Ramadan hingga perayaan Idul Fitri, sebagaimana langkah yang sebelumnya dilakukan saat penanganan Natal dan Tahun Baru.
Salah satu fokus utama dalam rapat tersebut adalah memastikan ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok di seluruh kabupaten dan kota di Papua. Untuk itu, pemerintah provinsi melakukan koordinasi dengan berbagai pihak seperti Pertamina, PT Pelni, serta mitra maskapai penerbangan guna menjamin kelancaran distribusi bahan pokok ke berbagai daerah.

Selain itu, pemerintah juga menerima informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika terkait kondisi cuaca yang berpotensi memengaruhi arus mudik selama periode Lebaran, sehingga pemerintah daerah dapat mengambil langkah-langkah antisipasi.
Dalam rapat tersebut juga dibahas langkah-langkah pengamanan selama bulan Ramadan hingga Idul Fitri, sekaligus upaya menjaga stabilitas distribusi bahan pokok serta mencegah praktik penimbunan yang dapat memicu kenaikan harga di pasar.

Pemerintah Provinsi Papua juga menyoroti persoalan harga tiket transportasi menjelang Lebaran, khususnya transportasi udara dan laut. Penurunan harga tiket kapal laut hingga sekitar 30 persen dinilai dapat membantu masyarakat, terutama pelajar dan mahasiswa asal Papua yang menempuh pendidikan di luar daerah agar dapat pulang ke kampung halaman saat libur Lebaran.
Melalui rapat koordinasi tersebut, diharapkan seluruh pemerintah daerah termasuk Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen dapat melakukan langkah-langkah persiapan di wilayah masing-masing sehingga pelaksanaan ibadah Ramadan hingga Hari Raya Idul Fitri dapat berlangsung aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat.







