Terkendala Penatausahaan Keuangan, Pemda Yapen kembali menggunakan SIMDA.

Reporter : Andrew Woria

Serui – Pemda Kepulauan Yapen hingga saat ini belum menerima DPA, hal tersebut terjadi karena sejumlah kendala, demikian yang disampaikan oleh pembina Apel dalam Apel Gabungan ASN pada hari Jumat, 19/02/2021. Dalam apel ini, Ir. Alexander Nussy, MM, bertindak sebagai Pembina Apel, dimana Sekda menyampaikan bahwa saat ini sedang dilakukan pra Audit oleh tim BPK, sehingga ia meminta kerja sama dari ASN untuk mensukseskan pra Audit, selain itu dirinya meminta maaf karena hingga saat ini DPA belum juga diserahkan karena terkendala dengan penata usaha keuangan pada sistim yang baru (SIPD) namun dengan usaha kepala badan keuangan dan tim setelah berkoordinasi di Kementerian, maka diperoleh titik terang, dimana disetuji kembali menggunakan SIMDA dengan pararel bersama SIPD dalam rangka perencanaan penganggaran, sementara penatausahaan keuangan menggunakan SIMDA.

Sementara itu, Ir. Alexander Nussy MM menyebutkan juga bahwa saat ini sedang dilakukan penyesuaian sehingga diharapkan akhir Februari atau awal Maret sudah bisa diterima DPA.  Dirinya juga berharap agar kepala kepala OPD dapat berkoordinasi dengan Badan Keuangan terutama data data yang menyangkut penatausahaan keuangan. Apel gabungan ASN ini tetap dilaksanakan dengan berpatokan pada Protokol Kesehatan Covid 19.

(Foto : Andrew Woria)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *