Serui Transmisi Lokal, ada 29 Kasus Positif Covid 19 Per 14/09/2020.

Reporter : Andrew Woria

Serui – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen kembali melakukan rapat terbatas membahas Meningkatnya Kasus Covid baru di Kepulauan Yapen yang hingga hari Senin, 14 /09/2020 telah melonjak menjadi 29 Kasus.

Bupati Menjelaskan bahwa hal ini perlu dilakukan antisipasi karena di Serui telah menjadi Transmisi Lokal. karena angka 29 kasus ini masih bersifat sementara karena banyak masyarakat yang masih mengantri dalam pemeriksaan Swab TCM.

Dalam penyampaian Bupati Tonny Menjelaskan bahwa kepala kampung dan distrik harus menjelaskan kepada masyarakat bahwa penularan itu hanya lewat dropet sehingga jangan ada penolakan bagi warga. Dari penjelasannya juga disampaikan bahwa penularan covid-19 ini terjadi hampir pada sebagian besar para petugas medis di RSUD Serui.
Sudah ada 29 pasien yang positif terpapar covid 19 dan masih ber potensi untuk bertambahnya pasien atau bertambah angka positif pasien. Dari 29 pasien ini 19 orang itu dari petugas kesehatan.

Saya minta kepada kepala dinas kesehatan dan direktur rumah sakit, untuk mempersiapkan kembali rumah biru sebagai tempat untuk saudara-saudara kita yang terpapar covid-19 ini, yang memerlukan tempat perawatan. Tetapi juga kita memberikan kesempatan juga bagi mereka-mereka yang terpapar covid, untuk melakukan isolasi mandiri di rumahnya sendiri dan ini tentunya kita akan minta dukungan dari kepala kepala distrik kepala kepala kampung, kelurahan dalam mengawasi isolasi mandiri yang mereka lakukan di rumahnya tentunya kita akan berkoordinasi dengan dinas kesehatan, Puskesmas yang ada dan kita dari kepala kampung distrik untuk bisa menjaga disiplin dari pada setiap orang yang melakukan isolasi mandiri di rumah untuk tidak keluar rumah selama 14 hari sampai dengan periksaan selanjutnya negatif, ujarnya.


Sementara itu kepala Dinas Kesehatan Kepulauan Yapen, Karolus Tanawani menjelaskan bahwa saat ini dalam waktu 1 minggu saja sudah ada 26 kasus terkonfirmasi positif covid 19. Para petugas medis diantara nya ada 3 dokter,19 petugas perawat serta analis. Mereka yang positif ini, 9 diantaranya dirawat di RSUD,sementara 13 orang di rawat di Puskesmas warari. Serta 1 orang anggota polri, dan 3 orang masyarakat. Dari hasil pemantauan yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kepulauan Yapen, bahwa telah menjadi transmisi lokal hal ini dibuktikan dengan pemeriksaan Swab TCM dari seorang petugas yang terkonfirmasi positif, setelah dilakukan kontak tracking erat, maka kerabatnya juga mengalami hal yang sama serta banyak kontak erat yang saat ini sedang antri dalam pemeriksaan. Kadinkes juga menyampaikan bahwa ia menerima laporan bahwa 2 orang tenaga medis yang terpapar tersebut, telah melaporkan mengalami Sesak Nafas, dan saat ini sedang ditangani.

Sementara itu Direktur RSUD Serui, dr. Jhonny B Abas, menambah kan hingga sampai siang ini, telah terkonfirmasi penambahan kasus 3 orang tenaga medis, sehingga total kasus telah mencapai 29 Kasus Positif.

” Ada penambahan 3 petugas antara lain 1 apotek rumah sakit dan 2 suster di ruang anak di rumah sakit jadi kita tambahan 3 untuk pengobatan terhadap mereka dilaksanakan oleh dokter Heny Rumaropen dan kita sudah sampaikan juga serta sudah berkoordinasi dengan dokter Heny nanti kalau ada pasien akan dievaluasi untuk dirawat di ruang isolasi. ruangannya sudah kami siapkan sementara untuk rumah biru untuk mereka yang tidak ada tempat isolasi mandiri di rumah , mungkin bisa dimasukkan ke rumah biru untuk kita isolasi yg disana sedangkan untuk dua petugas yang dinyatakan sesat akan di follow up dan atas instruksi kalau perlu dirawat dlmaka setelah dipindahkan ke ruang isolasi “. Ujarnya.

Rapat terbatas ini berlangsung dengan Penerapan Protokol kesehatan di Gedung Silaspapare Serui, yang di ikuti oleh Bupati serta Forkompimda, para Kepala OPD, Kepala Distrik Yapsel, Lurah dan Para Kepala Kampung.

(Foto dan video : Robby Mesak)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *