Kolam BBI Serui seleksi induk ikan.

Reporter : Andrew Woria

Serui – Dalam budidaya ikan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Dua diantaranya hal yang perlu diperhatikan adalah cara pemilihan indukannya dan pemijahan ikannya. Seperti yang dilakukan oleh Balai Benih ikan Serui, dalam seleksi induk ikan mas, ikan nila gips, ikan nila Tiger serta ikan mujair.

Kepada media John Mambai selaku Penanggung Jawab Kolam BBI Serui (Balai Benih Ikan) menjelaskan bahwa, seleksi yang dilakukan ini bertujuan untuk menyediakan induk yang akan siap memproduksi benih-benih ikan pada kolam Balai Benih ikan Serui. Calon induk yang berhasil terjaring dalam seleksi ini, kemudian akan dipijahkan dalam sebuah kolam. Untuk menghasilkan benih-benih ikan yang baru, diperlukan waktu kurang lebih selama 1 bulan bagi seekor induk betina ikan ujarnya.

Saat ini untuk kolam Balai Benih ikan Serui telah menyediakan sebanyak kurang lebih 4 ribu bibit ikan mas, serta 10 ribu bibit ikan nila yang siap diedarkan ke masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Kepulauan Yapen, Daniel Reba melalui Bidang Budidaya, Dirk Mandripon menambahkan bahwa proses pembangunan budidaya ikan air tawar di Kabupaten Kepulauan Yapen, selama ini telah diusahakan kurang lebih ada 4 distrik. diantaranya Teluk Ampimoi, Angkaisera, Yapen Selatan dan Kosiwo. Sejumlah tahapan telah di siapkan dengan melihat potensi budidaya di Kabupaten Kepulauan Yapen yang sangat menjanjikan

” Jumlah pokdakan yang telah kami bentuk di Dinas Perikanan Kepulauan Yapen ini khususnya pada beberapa distrik yang menjadi prioritas yaitu ada kurang lebih sebanyak 20 pokdakan, dengan jumlah yang berbeda-beda pada masing-masing distrik.”

Pokdakan yang telah dibangun ini, lebih difokuskan di distrik Angkaisera dan distrik Teluk Ampimoi, karena memiliki potensi yang sangat besar dan mendukung. Sementara dengan melihat potensi bibit pada kolam Balai Benih ikan Serui yang sangat melimpah, maka akan siap didistribusikan. Dirinya juga tidak memungkiri berbagai kendala yang dihadapi oleh para pembudidaya seperti bibit dan pakan, hal ini pun telah di dorong lewat program-program pada Dinas Perikanan serta ia berharap agar kedepannya semua program yang telah disiapkan dapat didukung dengan dana yang mencukupi.

(Foto dan video : Robby Mesak)

Leave a Reply