Ini dia pesan pemerintah daerah dalam Peresmian gedung GKPMI El Shaddai Serui.

Reporter: Andrew woria

Serui – Bupati Kepulauan Yapen pada hari Rabu 08 Juli 2020 meresmikan Gedung Gereja Calvary Pantekosta Misi Indonesia (GKPMI ) jemaat El Shaddai Serui. Gedung gereja ini dibangun kurang lebih selama 5 tahun 3 bulan dan memakan biaya hampir sekitar 900 juta rupiah.

Bupati Kepulauan Yapen, Tonny Tesar dalam sambutannya mengatakan bahwa, dirinya memberikan apresiasi karena pelaksanaan peresmian gedung gereja tersebut, tetap dengan melakukan protokol kesehatan covid-19. Walaupun dirinya hadir terlambat dalam kegiatan peresmian ini, karena harus mengurus proses evakuasi salah satu pasien covid-19 ke rumah sakit rujukan Biak, namun tidak mengurangi sukacita dalam peresmian gedung gereja yang telah dinanti-nantikan oleh seluruh warga Jemaat GKPMI El Shaddai Serui.

Bupati juga memberikan apresiasi atas keberhasilan pencapaian pembangunan gedung gereja. Bupati Tony menyampaikan harapannya bahwa, dengan upaya keras yang dilakukan oleh warga Jemaat guna membangun gedung baru ini, agar tetap memiliki kewajiban untuk menjaga dan merawat gedung ini, agar keberadaan gedung gereja ini dapat terus digunakan dalam jangka waktu yang lama, untuk memuliakan nama Tuhan. Tidak lupa dirinya mengingatkan kepada seluruh warga Jemaat GKPMI El Shaddai Serui, untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan dalam menjalankan aktivitas peribadatan.

Dalam acara peresmian gedung gereja baru ini, turut hadir juga Wabup, Frans Sanadi, BSC, S.Sos, MBA, Kapolres Kepulauan Yapen AKBP. Kariawan Barus, SH, SIK, MH, Dandim 1709/Yawa Letkol Inf. Leon Pangaribuan, SH, Ketua DPRD Kepulauan Yapen, Yohannis G. Raubaba, S.Sos, Para Donatur dan tamu undangan serta warga jemaat Gereja GKPMI El-Shaddai.

(Foto dan video : Robby Mesak)

Leave a Reply