Bahas pembatasan perpindahan warga, ini hasil rapat evaluasi

Reporter : Andrew Woria

Senin – 20/04/2020 Pemerintah Kepulauan Yapen melalui Satuan Gugus Percepatan Penanganan Covid-19, menggelar rapat evaluasi bersama Muspida, 16 Kepala Distrik, Pimpinan OPD serta pimpinan BUMD.

Rapat kali ini membahas langkah-langkah yang akan di tempuh mulai dari tingkat kampung, distrik, hingga Kabupaten dalam pencegahan penyebaran covid-19. Salah satu yang dibahas terkait dengan perpindahan warga yang hingga kini masih masuk ke Kepulauan Yapen, melalui jalur laut menggukan speedboat. Wakil Bupati, Frans Sanadi, B.Sc, S.Sos, MBA mengatakan bahwa salah satu langkah yang harus dilakukan adalah dengan Tegas Melarang Warga Kepulauan Yapen yang berada diluar Kepulauan Yapen untuk Tidak kembali ke Kepulauan Yapen hingga masa pandemi Covid-19 ini usai.

“Pergi tapi jangan kembali, jika pergi keluar hingga berbulan bulan , dia adalah penduduk disana, jangan kembali, karena virus ini mengancam kehidupan kita. tetapi jika pergi beberapa hari lalu kembali maka ada pendekatan kemanusiaan yaitu akan di karantina. apa yang kita lakukan ini adalah untuk menjaga kehidupan masyarakat di kepulauan yapen” ungkapnya. (Senin, 20/04/2020).

Berbagai masukan terkait pembatasan perpindahan warga ini tetap akan menjadi perhatian pemerintah daerah, untuk ditindak lanjuti segera. Pemerintah daerah juga meminta kepada seluruh masyarakat terutama yang ada di pinggiran pesisir pantai, untuk bersama-sama menjaga agar virus corona tidak boleh masuk ke daerah kita, dengan membatasi semua jenis kunjungan-kunjungan yang tidak perlu. Hingga hari Senin, 20/04/2020 jumlah orang dari luar yang masuk di Kepulauan Yapen berdasarkan data Posko induk Covid-19 Kabupaten Kepulauan Yapen telah mencapai 112 orang.

Dalam rapat evaluasi kali ini, Sekretaris Daerah selaku Ketua Harian Gugus Percepatan Penanganan Covid-19, menjelaskan juga kepada setiap OPD yang mempunyai tanggung jawab harus dilakukan selama SOP mendukung penanganan covid-19, dikatakan Alex bahwa ada beberapa hal yang menjadi perhatian Bupati Kepulauan Yapen yaitu pada bidang kesehatan, pangan, ekonomi, dan sosial. Bupati juga relokasi anggaran dengan diawasi oleh inspektorat.

(Foto : Andrew Woria)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *