Komunitas Mari Berbagi serahkan 600 paket sembako Kepada Mama-Mama Papua dan Penjual ikan di pasar Aroro Iroro serta petugas kebersihan kota.

Reporter : Andrew Woria

Serui – Komunitas Mari Berbagi setda Kepulauan Yapen, menyerahkan paket bantuan sembako kepada 108 orang para petugas kebersihan kota Serui, selain itu ada 5 tim yang membagikan kupon di lokasi pasar Aroro Iroro Serui dan kupon tersebut nantinya akan ditukar di Posko Induk covid-19 pada waktu yang sudah ditentukan.

Ketua Komunitas Mari Berbagi, Erny R. Tania menjelaskan bahwa, hari ini diprioritaskan kepada 108 Petugas Kebersihan Kota dan 400 Kupon paket sembako kepada pedagang di pasar Aroro Iroro Serui. dari 400 Kupon yang telah habis dan ditambah kembali sehingga total paket yang dibagi kepada pedagang dan petugas kebersihan berjumlah 600 paket. Selain itu momen yang sama, tim Penggerak PKK Kepulauan Yapen juga membagikan masker kepada para pedagang di pasar Aroro Iroro Serui.

“Kami melakukan aksi dan menggalang dana mengetuk hati beberapa orang, untuk memberikan sumbangan. Awalnya kita hanya target 200 paket namun seiring berjalannya waktu, hari ini kita menyiapkan sebanyak 600 paket dan habis, walau banyak yang tidak mendapat kupon. ” (sabtu, 11/04/2020)

Penyerahan paket sembako ini dihadiri langsung oleh sejumlah Muspida di depan kantor Bupati Kepulauan Yapen. Wakil Bupati Kepulauan Yapen, Frans Sanadi dalam arahannya menyampaikan bahwa hal yang dilakukan oleh komunitas Mari berbagi ini merupakan bagian penting dalam rangka memberikan sebagian atau sedikit kelebihan sebagai bentuk rasa kebersamaan sesama, secara khusus kepada saudara-saudara kita yang merasakan dampak dari social distancing ujarnya.

“Semua upaya-upaya yang dilakukan ini, dalam rangka memberikan tambahan penghasilan kepada keluarga masing-masing, terasa dengan hadirnya virus yang sangat berbahaya ini sehingga membuat semua orang yang ada di Kabupaten Kepulauan Yapen ini, tidak keluar rumah, tidak pergi ke pasar , karena memang sudah kita informasikan bahwa lebih baik, lebih banyak waktu ada di rumah dari pada keluar rumah.” ungkapnya. (sabtu, 11/04/2020)

Wabup mengatakan bahwa, dengan dihadapkan situasi saat ini merupakan tantangan virus yang luar biasa, maka warga harus mengendalikan seluruh kegiatan keluar sehingga hal ini berdampak pada kehidupan ekonomi di Kabupaten Kepulauan Yapen dan secara khususnya bagi warga yang mempunyai keterbatasan. Hal ini  akan menyebabkan terganggunya kehidupan ekonomi masyarakat.

Menurut Frans dengan kehadiran Komunitas Mari Berbagi di daerah Kabupaten Kepulauan Yapen ini, telah banyak memberikan andil baik di distrik maupun Kampung, dengan dihadapkan pada masa pandemi virus corona, yang berdampak negatif bagi kehidupan masyarakat dari sisi penghasilan.

“Mudah-mudahan ini dapat diberikan langsung kepada yang berhak dan pantas untuk diberikan, walau pun sedikit yang diberikan ini mempunyai nilai besar dalam kehidupan keluarganya. Jadi sekali lagi saya pikir dari teman-teman dalam komunitas Mari Berbagi ini, sudah punya pengalaman pemahaman bahwa yang berhak menerima pantas untuk diberikan”.(sabtu, 11/04/2020)

Ditempat terpisah, seorang warga yang menerima paket sembako, Martha Mangge berterima kasih kepada pemerintah daerah yaitu Bupati, Wakil Bupati, Sekda dan Muspida serta para ASN yang boleh memberi lewat komunitas Mari Berbagi. Hal yang sama di tambahkan oleh pedagang ikan, Alexander Samori bahwa ini adalah bentuk perhatian dari pemerintah daerah lewat komunitas Mari Berbagi, sebagai masyarakat, ia berterima kasih atas paket sembako yang diterimanya, ia juga berharap ke depannya akan lebih baik dari paket yang diterimanya serta merata ke semua warga.

 (foto dan video : C.R.I, Robby Mesak & Vijay Polanunu)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *