Wabup : Rapi perlu mentaati kode etik sebagai panduan dan tuntunan batin bagi setiap anggotanya

Reporter : Vijay Polanunu

Serui – Musyawarah Wilayah ke – II Pengukuhan dan Pelantikan Pengurus RAPI Wilayah 08 Kepulauan Yapen, masa bakti 2020 – 2024 Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Wilayah 08 Kepulauan Yapen ( Rapi ) di kota Serui, di laksanakan di aula salah satu di Serui pagi tadi pada pukul 10.30 WIT. Muswil ini di hadiri oleh Wakil Bupati Kepulauan Yapen, Frans Sanadi, B.Sc, S.Sos, MBA selaku Pemerintah Daerah sekaligus kehadirannya guna membuka acara Musyawarah ke – II Radio Antar Penduduk Indonesia di kota Serui, sabtu, 07/03/2020

Acara tersebut dihadiri juga Oleh Sekda Kepulauan Yapen, Ir. Alexander Nussy, MM, Dandim 1907/Yawa yang diwakilkan oleh Kasdim, Polres Kepulauan Yapen yang diwakilkan oleh Wakapolres, Komandan Kompi E Kamanap, ketua BPBD dan ketua RAPI Provinsi Papua.

Muswil ini berlangsung dibawa sorotan tema Dengan Semangat Kebersamaan, Kita Jalin Kekompakan RAPI di Wilayah Selat Saireri Dalam Membangun Tanah Papua. Dalam mengsukseskan acara tersebut turut hadir juga Perwakilan Anggota RAPI dari Kab. Biak Numfor, Kab. Waropen dan juga Kab. Nabire.

Muhalimin JZ 27 HAO, selaku pejabat sementara RAPI Kepulauan Yapen menggantikan ketua RAPI yang sementara tidak berada di tempat, dirinya berterima kasih kepada rekan-rekan panitia yang telah bekerja keras untuk mensukseskan kegiatan tersebut serta mewakili anggota Rapi kab. Kepulauan Yapen dirinya mengucapkan selamat Hut ke – 51 Tahun Kota Serui. MenurutNya selama 30 tahun terakhir organisasi RAPI telah melekat citra brik-brikan di tengah-tengah masyarakat, hal ini jelas sangat bernilai negafil bagi organisasi yang berskala Nasional ini, paradikma inilah yang harusnya kita rubah demi merubah stikma negatif masyarakat yang menggangap organisasi RAPI hanyalah sekedar ngebrik-ngebrik dua arah yang tidak jelas. Dirinya menjelaskan bahwa sebenarnya hadrinya organisasi RAPI ini, sangat membantu, dimana organisasi ini akan sangat di butuhkan ketika adanya insiden darurat dan terkendala jaringan telepon.

Sementara itu Wakil Bupati Kepulauan Yapen, Frans Sanadi, B.Sc, S.Sos, MBA dalam sambutannya menyampaikan bahwa, pemerintah daerah menyambut dan menyikapi positif musyawarah Ke – II RAPI yang digelar pada hari ini, sebagai bagian dari upaya untuk lebih meningkatkan kopetensi dan profesionalisme RAPI wilayah 08 Kepulauan Yapen, dalam hal mengkomunikasikan aktivitas sosial di tengah masyarakat dan juga dapat menjadi kanal komunikasi pemerintah, dalam menyebarkan informasi tentang program-program pembangunan di Kepulauan Yapen.

“Seperti yang saya sebutkan tadi, maka RAPI juga perlu mentaati kode etik sebagai panduan dan tuntunan batin bagi setiap anggotanya. Jujur, santun, tanggung jawab dan tanggap adalah perilaku yang harus selalu di tunjukan, dalam mengemban dan melaksanakan tugas yang telah di percayakan bangsa dan Negara, sebab dari situlah RAPI akan dinilai berkualitas dan professional” ungkapnya.

Wakil Bupati, Frans berharap semoga musyawarah ke – II ini mampu melahirkan hasil yang optimal dan benar-benar berdampak terhadap peningkatan kualitas kepengurusan, serta kinerja RAPI Wilayah O8 Kepulauan Yapen.

(foto dan video : C.R.I)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *