Ini pesan pemerintah daerah dan MD GPdI di Hut ke-61, GPdI Ekklesia Serui

Reporter : Andrew Woria

Serui – Ratusan umat Tuhan Jemaat GPdI Ekklesia Serui, menghadiri Ibadah syukur Hut ke-61 Tahun. Ucapan syukur ini dihadiri langsung oleh pemerintah daerah Kepulauan Yapen yang di wakili oleh Wakil Bupati, Frans Sanadi, B.Sc, S.Sos, MBA yang juga di dampingi oleh pimpinan sementara DPRD Kepulauan Yapen, Yohanis Raubaba dan anggota DPRD, Roy Palunga, Kepala DPMPTSP Kepulauan Yapen, Herold Wenno dan Ketua MD GPdI, Pdt. Timotius Dawir.

Dalam Firman Tuhan yang disampaikan oleh  pdt. Dr. Wesly Tampi, M.Th menjelaskan tentang Harapan dibawah sorotan tema dari dalam 1 Korintus 15:38 “Berdirilah Teguh, Jangan Goyah Giatlah Selalu dalam pekerjaan Tuhan, Jerih Payahmu tidak sia sia.

Wakil Bupati, Frans Sanadi, B.Sc, S.Sos, MBA pada sambutan pemerintah Kepulauan Yapen mengatakan bahwa, pemerintah daerah merasa bersyukur sebagai pertanda akan solidnya eksistensi gereja dari tahun ke tahun, dalam melaksanakan tugas pelayanan demi membangun kualitas hidup umat Tuhan di Kepulauan Yapen. Mencapai usia ke-61 tahun ini, tidak luput dari berbagai bentuk pergumulan dalam kepengurusan Gereja ataupun di tengah kehidupan jemaat, sehingga tak ada salahnya apabila perayaan HUT kali ini tidak sekadar dijadikan seremoni biasa, dalam mengungkapkan rasa suka cita kepada Tuhan atas berkat pertambahan usia setahun.

“Saya katakan demikian, sebab pemerintah daerah menginginkan agar denominasi gereja termasuk GPDI Ekklesia Serui kota yang adalah sebagai mitra kerja pemerintah, dapat menjadi gereja yang mampu melahirkan umat yang berintegritas, berakhlak mulia, serta takut akan Tuhan, dalam kehidupan berjemaat dan bermasyarakat dalam rangka mendukung pembangunan di Kabupaten Kepulauan Yapen.” ungkapnya.

Sementara itu selaku ketua majelis daerah GPdI di Provinsi Papua, Pdt. Timotius Dawir, SE menjelaskan bahwa GPdI Ekklesia, merupakan salah satu gereja tertua di Kota Serui sejak tahun 1959 dengan nama pinster kerek (istilah dalam bahasa Belanda), nama EkKlesia sendiri baru dipakai pada tahun 1981 pada waktu gereja yang ke dua diresmikan, Ketua Majelis Daerah GPdI ini juga menjelaskan bahwa sejak tahun 59 – 60 gereja berdiri di atas pilar-pilar orang hebat seperti Silas Kamarea, Herman Mambuai,  Gerson Way, Yan Koyari, Daniel Maipon, dsb. Sementara generasi kedua datang ditahun 80-an dengan hadirnya Yakub Palunga,  Ruben Resa, Petrus Pulung, Kornelis Wayoi, pdt. Permenas Yowei, Pdt R. Kadang, dsb. Menurutnya mereka adalah orang-orang hebat, yang pernah berdiri di jemaat Ekklesia Serui Kota, sehingga tema yang diangkat dalam perayaan kali ini cukup tepat, di usianya yang ke-61 tahun ini, sebagai jemaat yang dewasa Timotius mengajak agar Jemaat GPdI Ekklesia melaksanakan tugas utama gereja, yaitu tri panggilan gereja, Bersaksi (Marturia), Bersekutu (Koinonia) dan Melayani (Diakonia). Selain itu, GPdI Ekklesia Serui kota juga diharapkan dapat menjadi gereja yang dewasa dan dapat mengayomi jemaat yang lain serta bertumbuh dengan sehat dan dewasa dalam Kristus.

Sementara itu selaku gembala Jemaat, Pdt. Sofientje M. Dawir – Sembai, berharap di usia ke-61 tahun ini, Jemaat ini dapat lebih giat dalam pelayanan melayani Tuhan, agar jemaat ini semakin berkembang dan dapat memberkati banyak orang.

(foto dan video : Paul Dawir, Robby Mesak, Andrew Woria, C.R.I)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *