Wabup Kepulauan Yapen :”Perempuan di Kepulauan Yapen, jangan hanya bergantung diri dengan orang lain.”

Serui – Wakil Bupati Kepulauan Yapen, pada hari rabu, 12/02/2020 menghadiri dan membuka secara resmi seminar daerah Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Kepulauan Yapen, yang digelar di auditorium LPP RRI Serui. Dalam sambutannya Wakil Bupati, Frans Sanadi, B.Sc, S.Sos, MBA mengajak semua ibu-ibu untuk terus memacu diri, dengan tema membangkitkan jiwa semangat emansipasi perempuan, menjadi perempuan yang maju mandiri berintegritas dalam pembangunan bangsa. Menurutnya ini harus menjadi motivasi dan dorongan bagi para anggota Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Kepulauan Yapen. Para perempuan ini diharapkan tidak hanya bergantung diri kepada orang lain namun di era kesetaraan gender ini, para perempuan (belum menikah) dan ibu-ibu ini dituntut untuk mengembangkan potensi diri, sehingga dapat tampil menjadi sosok yang handal dan berkualitas.

Frans Sanadi berharap seminar kali ini menjadi forum yang sangat strategis, serta dapat membuka wawasan yang seluasnya, bagi setiap anggota Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Kepulauan Yapen dalam hal menentukan sikap dan perilaku, berpola pikir yang kreatif, cara berpenampilan yang menarik, etika berkomunikasi dan sebagainya. Hal ini menurut Wakil Bupati dapat menjawab tema yang menjadi topik pada seminar kali ini.

“Tema hari ini cukup penting sekali bagi ibu-ibu, khususnya para ibu-ibu Dharma Wanita yang mengabdi di Pemerintahan Kabupaten Kepulauan Yapen, tepatnya pada unit-unit OPD. Saya berharap ibu-ibu sekalian dapat mengikuti seminar ini dengan baik sehingga, agar nantinya dapat menjadi pemimpin yang baik di unit-unit OPD nya masing-masing” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Dharmawanita Persatuan Kepulauan Yapen, Ny. A. Nussy dalam sambutannya mengatakan bahwa, seminar kali ini untuk menyegarkan kembali ingatan para anggota Dharma Wanita Persatuan Kepulauan Yapen tentang arti kebangkitan kaum perempuan. Menurutnya kedudukan kaum perempuan sangat berpengaruh besar dalam pembangunan. Oleh sebab itu, pada saat ini perempuan dituntut untuk memiliki kepribadian dan perilaku yang baik dalam berpikir kedepan serta berintegritas, karena hal tersebut akan berpengaruh dalam membangun ketahanan keluarga.

Seminar ini juga merupakan bentuk kontribusi tanggung jawab Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Kepulauan Yapen, untuk ikut dalam memajukan pembangunan wanita yang senantiasa siap menjadi perempuan yang berintegritas.

Seminar ini juga dihadiri langsung oleh Kadis. Sosial, Perlindungan Perempuan dan KB, Imelda Sanadi, Anggota DPRD Kepulauan Yapen, serta anggota Dharma Wanita Persatuan Kepulauan Yapen.

(Editor : Andrew Woria)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *