TAK LAKSANAKAN TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB, BUPATI AKAN TINDAK TEGAS OKNUM GURU.

Kairawi  – Sabtu 23/11/2019, Bupati Kepulauan Yapen, Tonny Tesar, S.Sos tiba di kampung Kairawi dan Narei, kehadiran Bupati serta beberapa pimpinan OPD ini, dalam rangka kunjungan kerja. Kunjungan kerja kali ini untuk melihat ruas jalan Trans Yapen dari Serui ke arah barat yaitu ke arah Ansus yang mana pekerjaannya telah dilihat sampai di sungai Papuma, namun pekerjaan jembatannya sedang dikerjakan sehingga rombongan Bupati belum bisa sampai di Ansus.
Selain itu, Bupati berkesempatan meninjau sekolah dasar di kampung Kairawi dimana ketika dikonfirmasi kepada Bupati, Tonny Tesar, S.Sos menjelaskan bahwa dirinya menerima laporan bahwa sekolah tersebut tidak berjalan kurang lebih seminggu yang lalu, selain itu guru-guru yang ada juga tidak melakukan tugas dengan baik, selain kepala sekolah dan dibantu guru kontrak. Terkait bangunan gedung, pemerintah daerah akan melakukan rehabilitasi dan membangun baru, tetapi dirinya juga ingin mendengar langsung dari masyarakat dan kepala sekolah, tentang sikap dari para guru-guru di SD tersebut.
“Saya melihat bahwa mereka belum bisa melaksanakan tugas dengan baik, karena ada perasaan cemburu dari guru-guru senior, karena merasa bahwa kepala sekolah ini yang ditunjuk adalah kepala sekolah yang masih muda yang tentunya mempengaruhi kinerja mereka, namun tentunya saya kira kita harus bersikap lebih bijaksana, bahwa kepala sekolah itu adalah penunjukan secara langsung tugas tambahan yang dilaksanakan. “
Bupati Tonny menegaskan bahwa penunjukan kepala sekolah adalah tugas tambahan yang diberikan oleh pemerintah daerah, sehingga kepada guru-guru yang tidak melaksanakan tugas dengan baik, diminta harus tetap.melakukan tugas dan tanggung jawabnya. Namun jika memang guru-guru tidak melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik, maka pemerintah daerah akan memanggil dan menegur dan setelah dipanggil namun masih juga tidak melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, maka dapat dipastikan pemerintah akan melakukan penahanan gaji dan sampai dengan pemecatan. Hal ini dimaksudkan agar setiap anak sekolah yang ada di Kepulauan Yapen khususnya di Kairawi dan Narei ini, memiliki hak yang sama untuk mendapat pendidikan. Sehingga Bupati kembali mengingatkan kepada guru, sebagai abdi negara yang memiliki tugas dan kewajiban.
Selain itu Bupati Tonny juga meminta kepada kepala kampung dan aparat kampung agar dapat proaktif melaporkan segera situasi kondisi sekolah yang ada tersebut, sehingga anak-anak tidak dirugikan dengan tidak mendapatkan pendidikan dengan baik.
(Jur : Andrew Woria/ foto : Marvin Raubaba/ admin : Ben Kirihio)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *