Kosiwo – Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Yapen, Roi Palunga, secara resmi membuka rangkaian Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Distrik Tahun 2026 dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Kepulauan Yapen Tahun 2027.
Pembukaan Musrenbang Distrik Kosiwo dipusatkan di Balai Kampung Sarawandori II, Selasa (10/2/2026), sesuai jadwal yang telah ditetapkan Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Kepulauan Yapen.
Musrenbang ini merupakan bagian dari tahapan perencanaan pembangunan daerah yang mengacu pada visi dan misi Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen, yakni “Yapen Rumah Kita yang Berkeadilan, Unggul, dan Sejahtera.”
Kegiatan tersebut dihadiri Plt. Kepala Bapperida Kepulauan Yapen Saskar Paiderow, Sekretaris Bapperida Justly Tanawani, Plt. Kepala Distrik Kosiwo Melianus Rumbewas, para kepala bidang dan staf Bapperida, serta 15 kepala kampung beserta aparatur kampung se-Distrik Kosiwo.
Turut hadir unsur TNI–Polri, yakni Sertu Benyamin Nunaki (Babinsa Kosiwo) dan Bripka Tofan Rumparmpan (Kapospol Kosiwo). Dari unsur legislatif, Musrenbang dihadiri Ketua Komisi C DPRK Kepulauan Yapen Ayub Rawai, Fredolin Warkawani, serta sejumlah anggota DPRK dari Daerah Pemilihan II.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Roi Palunga menegaskan bahwa Musrenbang tingkat distrik merupakan bentuk perencanaan pembangunan partisipatif sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional.
“Musrenbang ini harus benar-benar mencerminkan kondisi riil dan kebutuhan masyarakat, bukan sekadar daftar keinginan,” tegasnya.
Ia menjelaskan, Tahun 2027 merupakan tahun kedua pelaksanaan RPJMD Kabupaten Kepulauan Yapen 2025–2029, sehingga kebijakan pembangunan diarahkan pada peningkatan kualitas SDM berdaya saing, ekonomi daerah yang inklusif, tata kelola pemerintahan yang profesional, serta pembangunan infrastruktur yang berketahanan.
Pada kesempatan itu, Roi Palunga memaparkan empat program prioritas pembangunan daerah, yaitu:
-
Yapen Sehat, untuk peningkatan layanan kesehatan yang merata, terjangkau, dan inklusif.
-
Yapen Cerdas, guna memperluas akses pendidikan berkualitas hingga wilayah terpencil.
-
Yapen Berdaya, untuk percepatan penurunan kemiskinan, peningkatan pendapatan, dan perlindungan sosial adaptif.
-
Yapen Berintegritas, untuk membangun birokrasi yang berakhlak, profesional, dan berorientasi pelayanan publik.
Secara khusus, Wakil Bupati menyoroti persoalan pendidikan dasar, karena masih terdapat anak-anak yang telah menamatkan sekolah dasar namun belum mampu membaca.
“Ini harus menjadi perhatian bersama, termasuk para kepala kampung. Pendidikan bukan hanya tanggung jawab guru, tetapi tanggung jawab kita semua,” ujarnya.
Selain itu, Roi Palunga juga mengingatkan para kepala kampung agar mengelola dana kampung secara transparan dan bertanggung jawab. Ia menegaskan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) harus tepat sasaran serta tidak didominasi kepentingan keluarga maupun aparat kampung.
“Ke depan, pengawasan akan diperketat. Bukan hanya inspektorat, tetapi juga aparat penegak hukum. Ini bukan lagi waktunya main-main,” tegasnya.
Wakil Bupati juga mendorong agar setiap kampung menetapkan program prioritas yang realistis sesuai kemampuan fiskal daerah, serta memastikan keterhubungan antara hasil Musrenbang, pokok-pokok pikiran DPRK, dan rencana kerja perangkat daerah (OPD).

Sebelumnya, Plt. Kepala Bapperida Kepulauan Yapen, Saskar Paiderow, menyampaikan Musrenbang Distrik Kosiwo merupakan agenda rutin tahunan yang diawali Musrenbang Kampung.
Ia mengungkapkan bahwa alokasi dana kampung tahun 2026 mengalami penurunan signifikan, sehingga kampung tidak lagi dimungkinkan membiayai pembangunan fisik berskala besar.
“Kepala kampung harus cermat dan realistis. Fokus pada program prioritas, penyesuaian APB Kampung, serta perlindungan sosial yang tepat sasaran,” jelasnya.
Menurutnya, kondisi fiskal tersebut menuntut perencanaan yang matang, disiplin anggaran, dan sinergi kuat antara kampung, distrik, dan pemerintah daerah.
Mengakhiri sambutannya, Wakil Bupati Roi Palunga mengajak seluruh peserta Musrenbang untuk memberikan kontribusi pemikiran terbaik demi penguatan transformasi sosial, produktivitas ekonomi daerah, serta tata kelola pemerintahan yang baik.
“Dengan perencanaan yang tepat dan partisipasi aktif semua pihak, kita wujudkan masyarakat Kepulauan Yapen yang unggul dan sejahtera,” pungkasnya. (*)







