Serui – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-57 Kabupaten Kepulauan Yapen, Panitia Lomba Konten Kreator Tahun 2026 menggelar technical meeting bagi seluruh peserta yang telah mendaftar. Kegiatan berlangsung di Gedung Silas Papare Serui, Jumat (13/02/2026).
Technical meeting ini merupakan salah satu tahapan penting dalam rangkaian lomba video kreator tingkat kabupaten. Kegiatan tersebut diikuti oleh 26 peserta yang telah terdaftar, baik secara individu maupun dalam bentuk tim. Dari jumlah tersebut, sebanyak 21 peserta hadir langsung dalam pertemuan teknis, sementara 5 peserta lainnya berhalangan hadir.
Kabag Protokoler dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kepulauan Yapen, Pieter De Haan, S.Sas selaku Koordinator Lomba menjelaskan bahwa pertemuan tersebut dilaksanakan guna memberikan penjelasan menyeluruh terkait ketentuan lomba, teknis pengumpulan karya, kriteria penilaian, hingga jadwal pelaksanaan kegiatan.

Menurutnya, lomba ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga bagian dari upaya menanamkan kecintaan terhadap Kabupaten Kepulauan Yapen yang memasuki usia ke-57 tahun. Selain itu, kegiatan ini digelar untuk memberdayakan potensi dan kreativitas generasi muda di bidang digital kreatif.
“Melalui lomba ini, kami ingin mendorong anak-anak muda Yapen untuk lebih mengenal, mencintai, dan mempromosikan daerahnya sendiri. Potensi Yapen sangat besar, baik dari aspek sejarah, keindahan alam, budaya, maupun wisata bahari,” ujarnya.
Pieter menambahkan, pelaksanaan lomba ini juga merupakan permintaan langsung Bupati Kepulauan Yapen, agar pemerintah daerah menyediakan ruang khusus untuk menyalurkan dan mengembangkan bakat para konten kreator lokal.
“Lomba ini adalah permintaan Bupati Kepulauan Yapen. Beliau ingin ada pengaluran bakat-bakat konten kreator untuk mengangkat potensi budaya tujuh suku yang ada di Yapen, sejarah, wisata bahari, dan margasatwa. Harapannya, ini menjadi bagian dari upaya kemajuan Kabupaten Kepulauan Yapen, khususnya pada sektor pariwisata dan sektor lainnya,” tegas Pieter.
Dalam kesempatan itu, panitia juga menetapkan tiga orang juri yang akan menilai karya peserta berdasarkan kategori penilaian masing-masing. Ketiga juri tersebut adalah Mark Imbiri yang akan menilai hasil video, dengan latar belakang sebagai mantan aktivis LSM serta pernah terlibat dalam liputan film-film dokumenter dan film layar lebar Papua. Selanjutnya Aldeo akan menilai teknis gambar video, yang selama ini aktif dalam usaha komersial videografi di Kepulauan Yapen. Sementara Bapak Alex Sanggenafa akan menilai unsur adat dan budaya, dengan kapasitas sebagai Dewan Adat Yapen, bagian dari AMAN, serta dikenal sebagai penulis dan peneliti adat serta budaya Papua.

Dalam technical meeting tersebut, panitia menekankan pentingnya orisinalitas karya, kekuatan narasi, serta kreativitas dalam penyajian visual. Peserta diharapkan mampu mengemas konten yang informatif, inspiratif, dan menarik sehingga dapat memperkenalkan Kabupaten Kepulauan Yapen ke khalayak yang lebih luas melalui media digital.
Panitia memastikan bahwa bagi peserta yang tidak sempat hadir dalam technical meeting, seluruh informasi teknis tetap akan dibagikan melalui grup komunikasi resmi agar semua peserta memperoleh informasi yang sama.
Dengan antusiasme peserta yang hadir, Lomba Konten Kreator Kabupaten Kepulauan Yapen Tahun 2026 diharapkan berjalan lancar dan mampu menghasilkan karya-karya kreatif yang membanggakan, sekaligus memperkuat citra Yapen sebagai daerah yang kaya sejarah, budaya, dan pesona wisata bahari. (*)







