PWKI Kepulauan Yapen Gelar Natal, Wakil Bupati Ajak Sinegitas Bersama Pemerintah dan Lawan HIV/AIDS

Serui, – Persatuan Wanita Kristen Indonesia (PWKI) Kabupaten Kepulauan Yapen menggelar Ibadah Perayaan Natal yang berlangsung khidmat di Gedung Gereja Jemaat GKI Yerusalem Baru Wainakawini, Kamis (8/1/2026) sore.

Ibadah Natal ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Kepulauan Yapen, Roi Palunga, bersama sejumlah tokoh lintas agama dan pimpinan organisasi gerejawi di Kepulauan Yapen.

Perayaan Natal PWKI tahun ini mengusung tema “Allah Hadir Menyelamatkan Keluarga” yang diambil dari ayat Alkitab Matius 1:21–24. Tema tersebut menegaskan pentingnya keluarga sebagai fondasi iman, sekaligus basis utama pembentukan karakter dan kehidupan sosial masyarakat.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Roi Palunga menegaskan bahwa Natal bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan momentum iman untuk memperbarui hidup, memperkuat kasih, serta meneguhkan panggilan pelayanan di tengah keluarga, gereja, dan masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Yapen, saya menyampaikan selamat merayakan Natal dan selamat Tahun Baru 2026 kepada seluruh keluarga besar PWKI. Kiranya damai sejahtera Kristus senantiasa menjadi terang dalam setiap aspek kehidupan,” ujarnya.

Roi Palunga juga menekankan peran strategis PWKI dalam pembangunan daerah.

Menurutnya, perempuan Kristen memiliki posisi penting sebagai tiang doa, pendidik generasi, dan agen perubahan yang membawa nilai kasih, kebenaran, serta keadilan dalam kehidupan bermasyarakat.

“Pemerintah daerah sangat mengapresiasi kontribusi PWKI yang selama ini ikut mendukung pembangunan Kepulauan Yapen. Kami mengajak PWKI terus bersinergi dengan pemerintah, gereja, dan seluruh elemen masyarakat,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati turut menyoroti sejumlah isu sosial yang membutuhkan perhatian bersama, antara lain pencegahan HIV dan AIDS, kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, serta upaya penurunan angka stunting.

Ia menilai peran perempuan dan keluarga sangat menentukan dalam edukasi, pendampingan, serta pembentukan karakter generasi muda.

Selain itu, pemerintah daerah juga mendorong pemberdayaan perempuan agar semakin mandiri dan produktif, baik secara ekonomi maupun sosial.

“Perempuan yang berdaya akan melahirkan keluarga yang kuat dan masyarakat yang sejahtera. PWKI diharapkan terus menjadi wadah pembinaan dan pelayanan yang berdampak nyata,” tambahnya.

Rangkaian ibadah Natal diawali dengan prosesi pembukaan, dilanjutkan ibadah syukur dan renungan Natal, serta diakhiri dengan pembagian bingkisan Natal sebagai wujud berbagi kasih.

Seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan jamuan kasih sebagai simbol persaudaraan dan kebersamaan.

Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua PGGK Kepulauan Yapen Pdt. Cristiano Tanawani, Ketua FKUB Kepulauan Yapen Pdt. Marthen Waromi, serta Ketua dan pengurus PWKI Kabupaten Kepulauan Yapen.

Kehadiran para tokoh ini mencerminkan kuatnya sinergi antara pemerintah dan organisasi keagamaan dalam menjaga kerukunan umat beragama di Kepulauan Yapen.