KEPYAPENKAB.GO.ID, Serui, 4 April 2026 – Dalam rangka memperingati pengorbanan Yesus Kristus di kayu salib, Persatuan Gereja Gereja Kristen Katolik (PGGK) Kepulauan Yapen menggelar Karnaval Paskah pada Sabtu (04/04/2026). Kegiatan yang berlangsung meriah di Lapangan Alun-Alun Trikora Serui ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Kepulauan Yapen, Roi Palunga.

Dalam sambutannya sebelum membuka kegiatan, Roi Palunga mengajak seluruh masyarakat untuk menaikkan puji dan syukur kepada Tuhan atas penyertaan-Nya sehingga semua dapat berkumpul bersama dalam sukacita Paskah. Ia mengutip Firman Tuhan dalam Injil Yohanes 3:16 yang berbunyi, “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.”
Menurutnya, peringatan Paskah 2026 melalui Karnaval Paskah yang dilaksanakan PGGK menjadi pengingat akan karya penyelamatan Allah melalui kematian Putra-Nya di kayu salib. Momen ini, kata Roi, hendaknya menjadi waktu yang tepat untuk introspeksi diri, memperkuat iman, serta mewujudkan nilai kasih dalam kehidupan sehari-hari.

“Kasih Bapa di surga yang rela mengorbankan Anak-Nya menjadi teladan bagi kita semua. Walaupun kita di Kepulauan Yapen hidup dalam berbagai perbedaan, biarlah kasih itu yang mengikat dan mempersatukan kita, sehingga perbedaan tidak lagi menjadi penghalang,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Ketua serta seluruh pengurus PGGK yang telah menginisiasi kegiatan tersebut. Pemerintah menitipkan pesan agar seluruh pelaku gereja terus bergandeng tangan, mendukung, menopang, dan mendoakan jalannya pembangunan daerah agar semakin maju ke depan.

Selain itu, masyarakat gereja juga diajak untuk bersama-sama menjaga kebersihan kota demi mewujudkan Serui yang bersih, aman, dan tenteram. Wakil Bupati turut menyoroti meningkatnya kasus HIV di daerah tersebut. Ia berharap gereja dapat menjadi garda terdepan bersama pemerintah dalam upaya pencegahan dan penanganan, sehingga penyebaran virus dapat ditekan demi kebaikan Kabupaten Kepulauan Yapen yang dicintai bersama.
Karnaval Paskah 2026 ini pun menjadi simbol nyata semangat persatuan, kasih, dan kolaborasi antara gereja dan pemerintah dalam membangun Yapen yang lebih baik.







