KEPYAPENKAB.GO.ID, Nusawani — Pembangunan Tugu Peringatan 100 Tahun Pekabaran Injil (PI) di Kampung Saweru, Distrik Nusawani, Kabupaten Kepulauan Yapen, resmi dimulai melalui prosesi peletakan batu pertama yang dilaksanakan pada Senin (06/04/2026).
Momentum bersejarah ini diawali dengan Ibadah Perayaan Paskah ke-II yang dipimpin oleh Pdt. Markus Assa, S.Si.Theol. Ibadah berlangsung dengan penuh penghayatan dan sukacita jemaat, sekaligus menjadi tanda dimulainya pembangunan tugu yang diharapkan menjadi simbol iman serta penanda perjalanan sejarah masuknya Injil di Kampung Saweru.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Asisten III Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Yapen, Aser Pongrate, S.STP., M.A.P, yang hadir mewakili Bupati Kepulauan Yapen, Benyamin Arisoy. Turut hadir Sekretaris Distrik Nusawani Yohanes, SE, Sekretaris Klasis GKI Yapen Selatan Pdt. F. Paay, S.Si.Theol, panitia pembangunan, serta masyarakat jemaat Kampung Saweru.
Dalam sambutan Bupati Kepulauan Yapen yang dibacakan oleh Aser Pongrate, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen menyampaikan apresiasi dan dukungan atas pembangunan Tugu Pekabaran Injil di Kampung Saweru. Pemerintah menilai pembangunan tugu ini memiliki nilai sejarah dan spiritual yang penting sebagai pengingat perjalanan iman serta bukti bahwa Injil telah berakar dan bertumbuh dalam kehidupan masyarakat.

Melalui sambutannya, Bupati Benyamin Arisoy mengajak seluruh jemaat, PHMJ, dan panitia pembangunan untuk terus menjaga kebersamaan, kekompakan, serta semangat gotong royong selama proses pembangunan berlangsung.
Ia menyampaikan keyakinannya bahwa dengan kebersamaan dan dukungan seluruh jemaat, pembangunan tugu tersebut dapat berjalan dengan lancar, selesai tepat waktu, dan memberi manfaat bagi generasi mendatang.
Prosesi peletakan batu pertama berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh sukacita. Doa-doa syukur dipanjatkan sebagai ungkapan iman atas dimulainya pembangunan yang sarat makna bagi masyarakat Kampung Saweru.

Ke depan, Tugu Peringatan 100 Tahun Pekabaran Injil di Kampung Saweru diharapkan menjadi penanda sejarah penting bagi generasi mendatang, sekaligus memperkuat iman, persatuan, dan kerukunan sosial di tengah masyarakat Distrik Nusawani dan Kabupaten Kepulauan Yapen.







