Membangun Kemandirian Jemaah, Pemkab Kepulauan Yapen Buka Manasik Haji Terintegrasi 2026

​Serui – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen secara resmi membuka kegiatan Bimbingan Manasik Haji Terintegrasi Kabupaten/Kota dan Kecamatan Tahun 1447 H / 2026 M. Acara yang mengusung tema “Haji Ramah Lansia, Disabilitas, dan Perempuan” ini dipusatkan di Gedung Auditorium LPP RRI Serui Kota, Senin (9/2/2026).

Wakil Bupati Kepulauan Yapen, Roi Palunga, secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, Roi menekankan bahwa ibadah haji merupakan perjalanan fisik dan spiritual yang memerlukan kesiapan matang, bukan hal yang bisa dilakukan tanpa bekal pemahaman yang kuat.

​”Manasik ini memiliki peran yang sangat penting sebagai bekal pengetahuan dan latihan bagi para calon jemaah sebelum berangkat ke Tanah Suci. Kami berharap seluruh jemaah dapat memahami rukun, wajib, dan sunnah haji, serta mampu melaksanakannya secara mandiri dan tertib,” ujar Roi Palunga di hadapan puluhan jemaah.

​Ketua Panitia yang juga menjabat sebagai Kasubbag TU Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kepulauan Yapen, Abubakar Karepesina, melaporkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergi untuk memberikan informasi terkini mengenai regulasi perhajian.

​Uniknya, pembekalan tahun ini tidak hanya diikuti oleh warga lokal, tetapi juga mencakup wilayah tetangga. Tercatat sebanyak 41 peserta mengikuti manasik ini, yang terdiri dari: 37 Jemaah dari Kabupaten Kepulauan Yapen dan 4 Jemaah dari Kabupaten Waropen.

​”Tujuan utama kami adalah membangun ukhuwah (persaudaraan) dan kemandirian selama menjalankan ibadah haji nanti. Kami sangat mengapresiasi dukungan penuh dari Pemerintah Daerah Kepulauan Yapen sehingga pelayanan haji di wilayah ini dapat berjalan maksimal,” ungkap Abubakar.

​Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf, serta Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, pelaksanaan manasik tahun ini memberikan perhatian khusus pada kategori lansia dan penyandang disabilitas. Hal ini dilakukan guna memastikan setiap jemaah mendapatkan hak pelayanan yang setara dan kenyamanan selama di Arab Saudi.

​Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen berharap seluruh jemaah senantiasa menjaga kesehatan sejak dini agar dapat berangkat, beribadah, dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dengan predikat haji yang mabrur.

​Kegiatan bimbingan manasik ini direncanakan berlangsung mulai tanggal 9 hingga 14 Februari 2026, dengan melibatkan para pembimbing profesional dari Kantor Kementerian Haji dan Umrah setempat.

Penulis: Robby MesakEditor: Mark Imbiri