sbobet onlineslot gacor
KONI Yapen Dorong Legalitas PASI, Atlet Tetap Berlatih - KEPULAUAN YAPEN

KONI Yapen Dorong Legalitas PASI, Atlet Tetap Berlatih

KEPYAPENKAB.GO.ID, Serui – Terkendala syarat legalitas organisasi, Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kabupaten Kepulauan Yapen melakukan pertemuan dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kepulauan Yapen, Kamis (02/04/2026), di sela-sela kegiatan latihan atlet di Stadion Marora Serui.

Pertemuan tersebut dipimpin Ketua Harian KONI Kepulauan Yapen, Mika Runaweri, yang menyampaikan bahwa langkah ini merupakan tindak lanjut dari arahan KONI Provinsi Papua. Berdasarkan surat resmi KONI Papua yang ditujukan kepada seluruh ketua KONI kabupaten/kota se-Provinsi Papua, setiap daerah diminta melakukan koordinasi internal serta berkoordinasi dengan cabang olahraga terkait.

“Melalui arahan KONI Pemprov Papua, kami diminta untuk bertemu dengan pengurus dan pelatih PASI yang ada saat ini guna memenuhi surat KONI Papua. Koordinasi ini penting untuk mengirim satu nama ke KONI Papua sebagai penanggung jawab sementara di daerah,” jelas Mika.

Ia menambahkan, KONI memperhatikan masa kepengurusan Pengkab PASI yang telah berakhir. Di sisi lain, proses konsolidasi Pengprov PASI Papua belum berjalan maksimal, sehingga KONI mengambil peran sebagai induk organisasi olahraga untuk membantu mendorong legalitas kepengurusan sementara hingga terbentuk kepengurusan definitif.

Ketua Umum KONI Kepulauan Yapen juga membuka ruang bagi usulan dari jajaran pengurus dan pelatih PASI yang nantinya akan diteruskan ke KONI Provinsi Papua. KONI Kabupaten sendiri ditugaskan untuk mengusulkan nama tersebut secara resmi ke tingkat provinsi.

Sementara itu, Pelatih PASI Kepulauan Yapen, Agustinus Dimara, mengungkapkan bahwa cabang olahraga atletik di Yapen sempat vakum selama kurang lebih 12 tahun. Meski demikian, para pelatih kini kembali aktif membina atlet-atlet muda untuk menghadapi sejumlah kejuaraan, termasuk rencana mengikuti ajang pada Mei mendatang.

“Anak-anak tetap kami latih untuk menghadapi kejuaraan. Namun kami memang terkendala dasar hukum kepengurusan yang sudah berakhir,” ujarnya.

Saat ini, PASI Yapen tengah mempersiapkan atlet di seluruh nomor atletik sebagai bagian dari kebangkitan cabang olahraga tersebut di daerah.

Mika Runaweri menegaskan bahwa PASI tetap menjadi kebanggaan Yapen. Ia juga menyampaikan permohonan maaf karena kondisi organisasi KONI sendiri tengah diperhadapkan pada keterbatasan fiskal akibat kebijakan efisiensi anggaran. Meski demikian, KONI berkomitmen memfasilitasi proses konsolidasi organisasi PASI, termasuk dalam menghadapi agenda Musyawarah Provinsi (Musprov).

Menurutnya, menjadikan Musprov sebagai momentum pembenahan organisasi sekaligus persiapan event dengan membina atlet merupakan langkah maju yang patut diapresiasi. Ia juga memberikan penghargaan kepada para atlet yang tetap berjuang dan berlatih di tengah berbagai keterbatasan.

Dalam rangka persiapan Kejuaraan Piala Gubernur Papua pada Mei 2026, PASI Yapen telah melaksanakan Training Center (TC). Untuk mendukung kelancaran latihan, masyarakat yang hendak berolahraga di lintasan Stadion Marora Serui dihimbau agar tidak melakukan aktivitas jalan sehat di area lintasan setiap hari Senin hingga Sabtu, pukul 15.00–18.00 WIT, karena stadion digunakan secara khusus oleh atlet PASI Yapen pada jam tersebut.

Dengan semangat konsolidasi dan pembinaan berkelanjutan, PASI Yapen diharapkan mampu bangkit dan kembali mengharumkan nama daerah di kancah olahraga atletik Papua.