29 Orang peserta berkompetisi memenangkan hadiah senilai 25jt dalam perlombaan yang diselenggarakan oleh Komunitas Kitong Bisa Learning Center Yapen.

Reporter : M.V.P

Serui – Memperingati hari Pendidikan yang jatuh pada Tanggal 02 Mei 2021 dan hari kebangkitan Nasional pada tanggal 20 Mei 2021, Komunitas Kitong Bisa Learning Center Yapen melakukan beberapa lomba berbahasa Inggris yang diikuti oleh 95 peserta.

Kegiatan tersebut dilakukan di Gedung Silas Papare yang berlangsung pada Jum’at, 21 Mei 2021 dan di  buka secara langsung oleh Wakil Bupati, Frans Sanadi, B.Sc, S.Sos. MBA.

Dalam sambutanya Frans Sanadi menyambut baik dan berterima kasih kepada pihak penyelenggara lomba tersebut, dimana menurutnya kegiatan tersebut sangat bermanfaat dan memiliki pengaruh yang cukup besar dalam memotivasi anak – anak dan para pelajar di kabupaten Kepulauan Yapen. Ia berharap dengan adanya lomba tersebut dapat membangkitkan semangat dalam belajar berbahasa inggris, sehingga nantinya ilmu tersebut dapat berguna untuk masa depan. Wabup Frans Sanadi berpesan agar orang tua dan guru dapat terus turut memberi andil dalam menyemangati anak – anak dan para pelajar guna belajar berbahasa inggris.

” Kepada kita semua sebagai pihak orang tua dan guru, Saya pesankan agar turut memberi andil dalam hal menyemangati anak – anak kita untuk terus dan terus belajar berbahasa inggris.”

Dengan menggangkat tema lomba ” Engglish As A Life Skill ” Alfred Rumbekwan, selaku penanggung jawab lomba menjelaskan bahwa, dalam berbahasa inggris tidak hanya sekedar mempunyai nilai yang bagus dalam Raport atau Ijazah sekolah, akan tetapi  bagaimana bahasa inggris tersebut dapat di terapkan dalam kehidupan sehari – hari. Dirinya berharap dengan adanya lomba ini dapat membangkitkan rasa ingin berkompetisi sesama anak – anak muda di Kepulauan Yapen dan juga tidak malu dalam berkomunikasi dengan menggunakan bahasa asing dalam kesehariannya.

” Membangkitkan rasa untuk berkompetisi anak – anak muda di Kepulauan Yapen dan agar mereka tidak malu untuk dapat menggunakan bahasa asing dalam komunikasi dengan orang lain.”tutupnya kepada Humas Yapen.

(foto dan video : M. Vijay Polanunu)

Leave a Reply