PERINGATAN 7 TAHUN KEPEMIMPINAN TOFAN (TONNY – FRANS ) DI KEPULAUAN YAPEN, FOKUS SIAPKAN SDM UNGGUL.

Bupati Kepulauan Yapen, Tonny Tesar, S.Sos bersama Wakil Bupati, Frans Sanadi, B.Sc, S.Sos, MBA. memperingati peringatan 7 tahun kepemimpinannya di Kabupaten Kepulauan Yapen, tepat pada 16 Oktober 2019.

Momen peringatan 7 tahun kepemimpinan Tonny Tesar, S.Sos dan Frans Sanadi, B.Sc, S.Sos,  MBA. dilaksanakan dalam bentuk ibadah syukur yang tidak terlepas dari campur tangan Tuhan.

Ketika ditemui humas, Bupati, Tonny Tesar, S.Sos menjelaskan bahwa  pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen,  mengajak seluruh masyarakat, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan semua stakeholder yang ada di Kabupaten Kepulauan Yapen tanpa terkecuali, para pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Yapen beserta jajaran muspida, dan juga seluruh perguruan tinggi yang telah membantu mendorong tercapainya program TOFAN (Tonny-Frans) untuk menciptakan Kabupaten Kepulauan Yapen yang lebih nyaman, lebih maju dan lebih sejahtera.

Bupati Tonny Tesar, S.Sos menambahkan bahwa peringatan pengucapan syukur 7 tahun kepemimpinannya bersama wakil bupati Frans Sanadi selain dengan ibadah, dilakukan juga acara Dies Natalis dari 124 orang mahasiswa dari STKIP PGRI Papua, Serui yang merupakan angkatan perdana setelah adanya akreditasi atau izin untuk pendirian STKIP PGRI Papua, Serui.

Dilakukan juga acara pelantikan pengurus Kamar Adat Pengusaha Papua, dimana Roberth Ayomi  selaku ketua KAPP Kepulauan Yapen, dilantik ketua KAPP Provinsi Papua, Musa Haluk yang hadir didampingi Meki Wetipo, Tonny Tesar juga menjelaskan bahwa yang kita ketahui saat ini pemerintah daerah, pemerintah pusat telah memberikan perhatian kepada pengusaha Papua dengan menerbitkan Keppres No. 17 untuk memberikan pemberdayaan kepada pengusaha Papua agar bisa terlibat dalam pembangunan di Tanah Papua.

Selain itu Bupati Tonny Tesar Juga melantik Pengurus PESPARAWI Kepulauan Yapen, yang mana Ir. Alexander Nussy, MM sebagai ketua Pesparawi Kepulauan Yapen.

Selain itu juga dilanjutkan dengan pelantikan Pengurus Dewan Kesenian Tanah Papua wilayah Saireri, yang di tandai dengan penyematan topi cendrawasih kepada ketua DKTP Wilayah Saireri, Frans Sanadi, B.Sc, S.Sos, MBA .

Bupati Tonny Tesar menambahkan pihaknya melakukan penerimaan kembali mahasiswa asal Kepulauan Yapen bersama dengan STKIP Surya, dimana jumlah lulusan STKIP Surya Institute  angkatan I dan II berjumlah 100 orang, Politeknik Sorong dan IPB dalam program Akademik Komunitas Negeri, Yapen. Sementara untuk bidang kesehatan, pemerintah daerah menerima kembali para perawat dan nurse sebanyak 194 orang yang bekerjasama dengan STIKES Baramuli, Makassar, dengan strata S1 sementara nurse sebanyak 46 orang.

Tonny Tesar menjelaskan semua bagian ini, dirinya ingin menyampaikan pesan kepada seluruh masyarakat di tanah Papua, khususnya yang ada di wilayah Saireri bahwa Kabupaten Kepulauan Yapen telah mempersiapkan sumber daya manusia, untuk menyongsong terwujudnya usulan daerah otonomi baru Provinsi Papua Teluk Cendrawasih, dari wilayah adat Saireri.

Dirinya juga memberikan pesan bahwa jika pemerintah pusat dan gubernur Papua menyakinkan bahwa pemekaran adalah salah satu solusi untuk kesejahteraan pembangunan di tanah Papua, maka kami sebagai kabupaten yang ada di sini telah menyiapkan sumber daya manusianya, para calon-calon pemimpin untuk bisa mengisi semua jabatan yang ada di Provinsi Papua.

“kita tidak lagi tunggu dari orang luar yang datang untuk mengisi provinsi yang kita bangun ini tapi kita sudah siap, kami yakin bahwa Kabupaten Biak, kabupaten Supiori, kabupaten Waropen, juga sudah siap bersama-sama untuk sumber daya manusia yang unggul agar bisa mewujudkan Daerah Otonomi Baru Provinsi Papua Teluk Cendrawasih” ungkapnya.

 tim liputan humas setda Kepulauan Yapen.

Leave a Reply