Kepyapenkab.go.id, Serui – Bupati Kepulauan Yapen, Benyamin Arisoy, secara resmi menutup seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Kepulauan Yapen Tahun 2026, Selasa (17/3/2026) di Gedung KNPI Serui.

Seleksi yang berlangsung selama tujuh hari ini diikuti 92 siswa terbaik dari tujuh SMA/sederajat di Yapen, yaitu SMA N 1 Serui, SMA N 2 Serui, SMA Kasih Bangsa, SMA YPK Penabur, SMA PGRI, SMKS YPK, dan SMA Yapis. Tahapan seleksi mencakup tes wawasan kebangsaan, inteligensi umum, pengukuran tinggi badan, tes jasmani, serta parade, sebagai persiapan mengibarkan bendera pada peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia, 17 Agustus 2026.
Dalam sambutannya, Bupati menekankan pentingnya disiplin, tanggung jawab, dan integritas bagi para peserta. “Menjadi anggota Paskibraka adalah tanggung jawab besar. Seluruh tahapan seleksi yang kalian jalani merupakan proses pembentukan karakter, mental, fisik, serta wawasan kebangsaan,” ujarnya.

Bupati juga menekankan nilai kepemimpinan dan cinta tanah air. “Kalian tidak hanya berlatih untuk tampil pada hari kemerdekaan, tetapi juga belajar menjadi pribadi yang disiplin, berani mengambil keputusan, dan siap memimpin. Nilai-nilai ini akan menjadi bekal kalian sepanjang hidup,” ucapnya.
Selain itu, Bupati menyampaikan apresiasi kepada panitia, pelatih, pembina, dan seluruh pihak yang terlibat dalam seleksi. Ia menambahkan, pengalaman-pengalaman sebelumnya menjadi pelajaran berharga. “Kelompok Paskibraka yang setiap tahun kita siapkan, bina, dan ajak, menunjukkan bahwa dari waktu ke waktu proses berjalan cukup baik. Pengalaman tahun lalu juga mengingatkan kita akan hal-hal yang perlu diperbaiki agar tidak terulang di masa depan. Jagalah martabat, integritas, dan nama baik sehingga selalu mendapat perhatian dan dukungan masyarakat,” ujarnya.

Bupati menambahkan bahwa hasil dari latihan dan penggemblengan peserta Paskibraka membawa kebanggaan bagi seluruh daerah. “Tahun lalu, untuk pertama kalinya saya menerima amanah sebagai inspektur upacara di Stadion Marora Serui. Saya bangga dengan pencapaian itu. Oleh karena itu, saya berharap para pelatih, senior, dan purna Paskibraka melakukan pembinaan yang terukur dan terbaik bagi junior-junior. Persiapan ini akan menghasilkan Paskibraka yang mampu melaksanakan tugas dan tanggung jawab pada 17 Agustus, baik pagi maupun sore, dengan penuh dedikasi. Mari kembangkan kebersamaan dan tanggung jawab demi nama baik kita bersama, nama baik pemerintah, dan nama baik kita semua,” tegasnya.
Bupati menutup sambutannya dengan menegaskan pentingnya persatuan dan nasionalisme. “Kalian adalah generasi penerus bangsa. Jagalah semangat persatuan, disiplin, dan cinta tanah air dalam kehidupan sehari-hari, di sekolah, keluarga, maupun di tengah masyarakat. Selamat kepada peserta yang terpilih, jalankan amanah ini dengan dedikasi penuh. Tuhan memberkati,” tutupnya.
Kegiatan penutupan ini dihadiri Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Kepulauan Yapen, Sony Arnold Woria, Ketua Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kabupaten Kepulauan Yapen, pengurus PPI, para purna Paskibraka, serta jajaran ASN Kesbangpol.

Dalam laporannya, Kepala Kesbangpol menjelaskan, seleksi ini bertujuan menjaring generasi muda yang berpotensi, disiplin, berintegritas, dan memiliki jiwa kepemimpinan. Peserta terbaik akan mewakili Kabupaten Kepulauan Yapen pada seleksi tingkat provinsi Papua yang melibatkan delapan kabupaten dan satu kota, dengan harapan dapat melaju hingga tingkat nasional.







