Bupati Kepulauan Yapen Lantik Pengurus Dekranasda, Posyandu dan Bunda PAUD

Pengurus masa bakti 2025–2030 diharapkan memperkuat pembinaan UMKM, pelayanan Posyandu, serta pengembangan pendidikan anak usia dini di Kabupaten Kepulauan Yapen.

Serui — Bupati Kepulauan Yapen Benyamin Arisoy, SE, M.Si melantik pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda), Tim Pembina Posyandu, serta Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD Kabupaten Kepulauan Yapen untuk masa bakti 2025–2030.

Dalam pelantikan tersebut, Dina Laura Rumbiak Arisoy, SH, MH dipercaya sebagai Ketua Umum Dekranasda sekaligus Ketua Tim Pembina Posyandu dan Bunda PAUD Kabupaten Kepulauan Yapen. Pada struktur Dekranasda, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan bertindak sebagai Ketua Harian, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung sebagai Wakil Ketua, serta Kepala Bidang Perindustrian sebagai Sekretaris.

Selain itu, Bupati juga melantik Tim Pembina Posyandu dengan komposisi penasehat Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Yapen, Ketua Dina Laura Rumbiak Arisoy, Wakil Ketua I Kepala DPMK, Wakil Ketua II Kepala Baperida, Sekretaris Kabid Pemberdayaan Perempuan Dinas P3AKB, serta Mustika sebagai Bendahara.

Pada kesempatan yang sama turut dilantik Pokja Bunda PAUD Kabupaten Kepulauan Yapen, dengan pembina Bupati dan Wakil Bupati, pengarah Sekretaris Daerah, penanggung jawab Kepala Dinas Pendidikan, Ketua Harian Kepala Bidang PAUD dan Pendidikan Masyarakat, Sekretaris Haryati Suryani dan Nonce Senen, S.Pd, serta Bendahara Yormina Worabay.


Dalam sambutannya, Dina Laura Rumbiak Arisoy mengatakan bahwa penunjukan istri kepala daerah sebagai ketua organisasi seperti Dekranasda, Posyandu dan Bunda PAUD merupakan amanat dari pemerintah pusat agar koordinasi program pembinaan masyarakat lebih efektif.

Ia menyoroti potensi UMKM di Kepulauan Yapen yang cukup besar, namun masih menghadapi kendala inovasi dan dukungan dari berbagai pihak. Karena itu ia berharap pemerintah daerah dan sektor swasta dapat bersama-sama mendorong pengembangan UMKM agar mampu meningkatkan ekonomi keluarga.

Ia juga mengusulkan agar pemerintah daerah menyiapkan galeri khusus UMKM sebagai wadah memasarkan produk kerajinan lokal sekaligus mempromosikan potensi daerah.

Terkait Posyandu, Dina mengungkapkan bahwa Kabupaten Kepulauan Yapen memiliki 165 posyandu, namun hanya empat yang memiliki gedung sendiri. Ia berharap ke depan pemerintah dapat menyediakan bangunan posyandu di kampung-kampung agar pelayanan kesehatan bagi ibu, anak, remaja, dan lansia dapat berjalan lebih optimal.

Sementara dalam bidang pendidikan, ia menegaskan bahwa PAUD memiliki peran penting bagi perkembangan intelektual dan karakter anak usia 3 hingga 6 tahun. Karena itu, ia mendorong agar setiap kampung memiliki PAUD dengan pelayanan pendidikan yang baik.

Menutup sambutannya, Dina Laura Rumbiak Arisoy menegaskan bahwa para pengurus yang baru dilantik tidak menerima gaji, melainkan menjalankan tugas sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.

Sementara itu, Bupati Kepulauan Yapen Benyamin Arisoy menyampaikan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Ia menegaskan bahwa Dekranasda memiliki peran penting dalam membina, mengembangkan, dan mempromosikan kerajinan daerah.

Bupati juga mengajak seluruh pengurus untuk membangun kerja sama dengan pelaku UMKM, OPD terkait, perbankan, serta berbagai pihak agar pengembangan usaha kerajinan masyarakat dapat semakin maju dan memiliki daya saing.

Ia berharap seluruh pimpinan OPD dapat berkoordinasi dengan pengurus organisasi yang baru dilantik, sehingga program yang berkaitan dengan UMKM, Posyandu dan PAUD dapat berjalan secara terintegrasi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kepulauan Yapen.